Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 26 Mei 2025

Hadiri Muscab IBI ke VIII, Mas Adi : Negara Telah Hadir Ditengah tengah Masyarakat Pada Sektor Kesehatan dan Pendidikan


Hadiri Muscab IBI ke VIII, Mas Adi : Negara Telah Hadir Ditengah tengah Masyarakat Pada Sektor Kesehatan dan Pendidikan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.Tp, M.Si (Mas Adi) menghadiri Musyawarah Cabang ke VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI)bertempat di Hotel Ascent Priemire Kota Pasuruan.

Tema yang diangkat pada Musyawarah cabang ke VIII ikatan bidan indonesia “Satukan Langkah Menuju Transformasi Kesehatan Untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti.

Dalam sambutannya Mas Adi menyampaikan musyawarah cabang VIII merupakan momentum silatuhrahmi untuk melakukan evaluasi dan merumuskan proyeksi bagi IBI kedepannya apa yang akan dilakukan seiring kebutuhan dan ekspetasi publik dalam layanan kesehatan dimasyarakat.

“Musyawarah cabang menjadi momentum yang penting pada sebuah organisasi profesi saya ibaratkan organisasi ini seperti organisasi pembelajaran konsepnya adalah organisasi hanya belajar dari pengetahuan individu walaupun pengetahuan individu tidak serta merta menjadi pengetahuan organisasi tapi tanpa pengetahuan individu tidak akan pernah ada organisasi,” ujarnya

Menurutnya IBI adalah wadah bagi para bidan wadah profesi yang mengumpulkan para bidan untuk beraktualisasi.

“Karena IBI sebagai wadah maka perlu sekali isinya yang didalamnya SDM nya maka kwalitas IBI ini bergantung pada kwalitas individu yang ada didalamnya,” katanya

Pasca covid 19 kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin tinggi.

“Kita bersyukur tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat itu penting bagi pondasi untuk memujudkan negara yang sejahtera maka negara hadir ditengah tengah masyarakat maka tantangan kita menyiapkan SDM berkwalitas sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya

Momentum musyawarah cabang sejatinya regulasi sebuah organisasi sebuah tuntutan organisasi yang tidak kalah penting bagaimana menjadikan momentum untuk melakukan transformasi.

“Kita dihadapkan tantangan yang tidak mudah kalau hari ini sektor kesehatan dan pendidikan itu menjadi kebutuhan dasar, negara sudah hadir semuanya, orang yang sakit sekarang ada BPJS Kesehatan, Orang yang sehat ada cek kesehatan gratis, termasuk makan siang bergizi untuk siswa, untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak non paud ,” pungkasnya. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Wamen Komdigi Resmi Launching Festival Egrang Tanoker ke-14 di Jember

9 Mei 2026 - 14:39

Festival Egrang Tanoker ke-14: Ketika Permainan Tradisional Bertemu Era Digital

9 Mei 2026 - 14:36

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mampu Bersaing Tembus ke Negara Jepang

9 Mei 2026 - 11:53

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah

8 Mei 2026 - 21:08

Trending di KABAR NUSANTARA