Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 1 Jun 2025

Mas Adi: Pendidikan Budi Pekerti dan Akhlak Tidak Bisa Tergantikan dengan Teknologi


Mas Adi: Pendidikan Budi Pekerti dan Akhlak Tidak Bisa Tergantikan dengan Teknologi Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.Tp, M.Si (Mas Adi) menghadiri Haflah Intiha’il Imtihan di Ponpes Mifatahul Ulum Al Ghofury Kota Pasuruan.

Acara begitu meriah dengam menampilkan bakat siswa siswi ponpes mifatul ulum al ghofury, banyak siswa siswi yang didampingi orang tuanya yang juga sebagai wali santri. Kegiatan juga ada penyerahan piagam dan hadiah bagi siswa siswi yang berprestasi.

Dalam sambutannya Mas Adi menyampaikan saat ini perkembangan teknologi begitu luar biasa.

“Luar biasa perkembangan pengetahuan dan teknologi sains ini bahkan melampaui kesiapan kita untuk mengantisipasi residu kalau tidak disiapkan dengan baik tidak menutup kemungkinan kita akan diatur teknologi bukan manusia yang mengatur teknologi tetapi justru teknologi yang mengatur manusia tetapi secara kemanusiaan pendidikan tentang budi pekerti, ahlak dan sebagainya tidak bisa tergantikan dengan teknologi,” ujarnya

Ilmu pengetahuan seharusnya justru menguatkan keimanan, sebagai orang tua menyiapkan generasi generasi masa depan maka tarnformasi ilmu dan iman anak anak harus dikuatkan diperlukan kerja sama dalam keluarga antara bapak dan ibu setelah anak lahir mendidik lebih penting.

“Kita bersyukur dikota pasuruan dikenal dengan kota santri kita bersyukur kyai abdul ghofur mewariskan kepada kita semua kepada santri istiqomah bagaimana membimbing anak anak kita generasi mendatang yang tiap jaman tantangannya berbeda beda dikota pasuruan kita punya kesadaran yang penting bagaimana menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan bagaimana kita menyiapkan generasi yang matang, generasi yang kuat iman dan ketaqwaannya dan juga kuat dengan ipteknya,” katanya

Menurutnya orang tua harus menjadi orang pertama yang mengetahui keluhan dan curhatan putra putrinya.

“Kuncinya bagaimana keluarga menitik beratkan pada pendidikan agama, hari ini tidak kita dipungkiri pada perkembangan teknologi digital yang bisa kita hadapi adalah bagaimana perkembangan kondisi saat ini kita menyiapkan diri dengan kuat, memperkuat pondasi pendidikan makanya pentingnya pendidikan, Alhamdulillah kita bersyukur dikota pasuruan masih banyak pondok pesantren, yayasan dan madin yang istiqomah untuk terus mendidik anak anak kita dan ini terus bersinergi bagaimana negara, pemerintah mempunyai komitmen menyiapkan generasi generasi akan datang,,” tambahnya

Negara sudah hadir saat ini ada program makan bergizi gratis, kemudian bagi miskin ekstrem disiapkan sekolah rakyat gratis.

“Orang tua harus mempunyai cita cita untuk anaknya sekolah sampai tuntas yang terpenting meningkatkan kwalitas kehidupannya menjadi anak yang ahlakulkarihma, sekolah itu tidak melihat usia karena ilmu itu terus berkambang,” pungkasnya.(dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Wamen Komdigi Resmi Launching Festival Egrang Tanoker ke-14 di Jember

9 Mei 2026 - 14:39

Festival Egrang Tanoker ke-14: Ketika Permainan Tradisional Bertemu Era Digital

9 Mei 2026 - 14:36

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mampu Bersaing Tembus ke Negara Jepang

9 Mei 2026 - 11:53

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah

8 Mei 2026 - 21:08

Trending di KABAR NUSANTARA