Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 4 Agu 2025

Buruknya Pelayanan Masyarakat di Desa Karangkliwon Grati


Buruknya Pelayanan Masyarakat di Desa Karangkliwon Grati Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Di saat pemerintah tengah bekerja keras memperbaiki semua pelayanan masyarakat. Namun, ternyata hal itu belum diindahkan di Desa Karangkliwon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Sejumlah warga mengeluhkan terkait buruknya pelayanan masyarakat di desa setempat.

“Saya ini sudah beberapa kali ke balai Desa Karangkliwon. Namun, tidak pernah bertemu dengan Bapak Kepala Desa. Padahal saya kalau ke situ (balai desa.red) pada saat jam kerja,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Ia mengaku tujuannya untuk menemui Kades bernama Hadi Sumantono, ialah hanya untuk meminta salinan surat letter C. Pasalnya, ia baru saja membeli sebuah bangunan rumah di wilayah setempat.

“Saya juga sudah ke rumah beliau, tapi ketika itu hanya bertemu dengan istrinya. Kata istrinya, pak Kades di Balai Desa, padahal saya baru saja dari Balai Desa tidak ada Pak Kades,” ungkapnya.

Tak hanya, pelayanan dalam administrasi yang dikeluhkan warga. Bahkan, salah satu warga lain berinisial S juga mengungkapkan bahwa ia pernah ke balai desa namun ditemui oleh Sekdes setempat bernama Nuril.

“Waktu itu saya ke balai desa mau ke pak inggih (pak kades.red) tapi ndak ada akhirnya ditemui pak Sekdes. Eh miris banget saya ke situ pada saat jam kerja beliau nemui saya sambil main game online dan perangkat lainnya terlihat sibuk ngopi di warung kopi sebelah balai desa pada saat jam kerja,” celetuknya.

Sementara itu, saat jurnalis media ini mengkonfirmasi perihal hal tersebut ke nomor pribadi Kades Hadi Sumantono baik melalui telpon wa maupun pesan singkat lewat whatsApp, yang bersangkutan sama sekali tidak meresponnya.

Kasus buruknya pelayanan masyarakat di desa ini juga sudah disampaikan ke Camat Grati, Nanang Muji Laksono namun juga tidak ada respons.

Buruknya pelayanan masyarakat di desa tersebut dan tidak ditanggapi oleh para pejabat di wilayah setempat harus menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Pasuruan. Mengingat pelayanan publik merupakan salah satu program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang saat ini menjadi sorotan utama.(ajo/ian).

Artikel ini telah dibaca 138 kali

Baca Lainnya

Wamen Komdigi Resmi Launching Festival Egrang Tanoker ke-14 di Jember

9 Mei 2026 - 14:39

Festival Egrang Tanoker ke-14: Ketika Permainan Tradisional Bertemu Era Digital

9 Mei 2026 - 14:36

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mampu Bersaing Tembus ke Negara Jepang

9 Mei 2026 - 11:53

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah

8 Mei 2026 - 21:08

Trending di KABAR NUSANTARA