Jember, Kabarpas.com – Rangkaian program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan) edisi ke-5 resmi dibuka di Kecamatan Sumberbaru, Jumat (26/9/2025). Kegiatan perdana ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi ratusan CPNS dan PPPK di SMP Negeri 1 Sumberbaru.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyerahkan SK tersebut secara langsung. Ia menegaskan bahwa SK bukan sekadar dokumen pengukuhan status kepegawaian, melainkan amanah besar untuk mengabdikan diri bagi kemajuan daerah.
“Selamat atas SK yang sudah Panjenengan terima. Tapi perlu diingat, SK ini bukan sekadar kertas, melainkan amanah. Kinerja Panjenengan harus bagus. Kita harus bersama-sama membangun ekosistem positif untuk Jember,” tuturnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini juga mengajak para ASN, CPNS, dan PPPK menjadi duta promosi Jember. Menurutnya, membangun daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, bukan hanya peran bupati dan pejabat daerah.
“Boleh berbeda pendapat dengan bupati atau kepala dinas, tapi jangan berhenti mempromosikan Jember. Jangan sampai menerima gaji dari Jember, tapi di media sosial justru menjelek-jelekkan Jember. Itu aneh. Mari kita sebarkan energi positif,” tegasnya.
Selain itu, Gus Fawait berpesan agar pegawai baru bijak dalam menjalani kehidupan, termasuk urusan ekonomi. Dengan latar belakang pendidikannya di bidang ekonomi, ia mengingatkan pentingnya hidup hemat dan investasi produktif sebagai bekal masa depan.
Penyerahan SK di Sumberbaru juga disebut sebagai simbol kehadiran pemerintah hingga wilayah pinggiran. Bupati menegaskan, sebagian besar persoalan kemiskinan di Jember berada di desa, sehingga pembangunan dipilih dimulai dari wilayah pedesaan.
“Hari ini kami hadir di Sumberbaru untuk memastikan masyarakat di pedesaan merasakan pelayanan langsung dari pemerintah. ASN yang baru menerima SK harus menjadi bagian dari perubahan ini, membawa Jember ke arah yang lebih baik. Ini sekaligus menjadi komitmen Pemkab Jember menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat serta membangun generasi ASN berintegritas, profesional, dan siap menjadi motor penggerak kemajuan daerah,” urainya. (dan/ian).

















