Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 29 Sep 2025

Jember Resmikan Dapur Gizi Pertama di Selatan, Layani 4.000 Warga


					Jember Resmikan Dapur Gizi Pertama di Selatan, Layani 4.000 Warga Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Pemkab Jember meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Kraton, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Senin (29/9/2025). Fasilitas ini menjadi dapur pemenuhan gizi pertama yang berdiri di wilayah selatan Jember.

SPPG ini bagian dari program Makan Siang Bergizi (MBG) yang menjadi prioritas nasional Presiden. Di Tempurejo, sekitar 4.000 warga akan menjadi penerima manfaat. Kehadiran dapur ini sekaligus melengkapi dapur MBG yang sebelumnya banyak terkonsentrasi di wilayah perkotaan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait menyebut antusiasme masyarakat tinggi, terutama dari kalangan ibu. “Banyak ibu-ibu yang bertanya kapan anak-anak mereka bisa mendapatkan makan siang bergizi. Hari ini kita resmikan lagi, kali ini di wilayah selatan,” ujarnya.

Selain untuk pemenuhan gizi anak, program ini juga dirancang mendorong ekonomi daerah. Setiap dapur MBG membutuhkan pasokan tempe, tahu, sayur, telur, dan daging dalam jumlah rutin.

“Kalau program ini berjalan konsisten, permintaan bahan pangan meningkat. Peternak ayam, pengusaha telur, sayuran, daging, semua akan berkembang. Yang tadinya tidak ada usaha akan muncul, yang sudah ada akan membesar,” kata Fawait.

Menurutnya, rantai pasok pangan lokal berpotensi tumbuh seiring dengan peningkatan kebutuhan MBG. Efek berganda yang diharapkan: serapan tenaga kerja, investasi baru, dan penurunan angka pengangguran serta kemiskinan.

Pemkab Jember juga membentuk Satgas MBG untuk mengawasi kualitas layanan, distribusi, serta keamanan pangan. Satgas ini merupakan sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, sesuai arahan Presiden.

“Di Jember ini lebih dari 90 persen sudah berjalan baik. Kalau ada koreksi, itu wajar. Yang penting kita terus melakukan perbaikan,” kata Fawait.

Dengan peresmian SPPG Tempurejo, Pemkab Jember menargetkan puluhan dapur baru beroperasi hingga Desember 2025.

“Ini bukan sekadar program, tetapi harapan besar bangsa. Kita ingin generasi penerus tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” tutup Fawait. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

IMM Gugat Tata Kelola Pendidikan Jember, dari Anak Putus Sekolah hingga Beasiswa

22 Oktober 2026 - 19:58

Di Balik Rp187,4 Miliar Revitalisasi Sekolah di Jember, Ada Ribuan Pekerja yang Kebagian Rezeki

29 September 2026 - 23:47

Home Care Jember Pantau Ibu Hamil Risiko Tinggi dan Penyandang Disabilitas di Sumbersari

27 September 2026 - 08:08

Pedagang Pasar Tanjung Jember Berdamai di Pendopo, Skema Usulan Gus Fawait Disetujui

22 September 2026 - 16:52

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Dua Wakil Pasuruan Raih Jamsostek Award 2026 Tingkat Jawa Timur

17 September 2026 - 16:21

Trending di Peristiwa