Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 17 Okt 2025

Lebih Dekat, Lebih Cepat: Gus’e Menyapa Jadi Jembatan Aspirasi Warga Jember Selain Bunga Desaku


Lebih Dekat, Lebih Cepat: Gus’e Menyapa Jadi Jembatan Aspirasi Warga Jember Selain Bunga Desaku Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember terus mencari cara agar kebijakan dan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satu upaya terbaru datang lewat program “Gus’e Menyapa”, gagasan Bupati Jember Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait.

Akhir pekan ini, program tersebut kembali digelar di dua wilayah pesisir selatan, yaitu Kecamatan Puger pada Sabtu (18/10/2025) dan Wuluhan pada Minggu (19/10/2025).

“Kami ingin hadir bukan hanya di balik meja, tapi benar-benar di tengah masyarakat. Dari sinilah kami bisa merancang program 2026 yang sesuai kebutuhan nyata warga Jember,” ujar Gus Fawait, Jumat (17/10/2025).

–Lahir dari Evaluasi Program Bunga Desaku

Menurut Gus Fawait, “Gus’e Menyapa” lahir dari refleksi terhadap program unggulan sebelumnya, yakni “Bunga Desaku”, yang selama ini digelar sebulan sekali di desa-desa.

Program itu terbukti efektif menjembatani pemerintah dan masyarakat, namun dari sisi cakupan waktu, dinilai kurang efisien.

“Kalau kita hitung, Jember memiliki 31 kecamatan. Kalau Bunga Desaku dilakukan sebulan sekali, butuh waktu hampir tiga tahun untuk menyapa seluruh kecamatan. Maka dari itu, kita perlu format yang lebih cepat dan responsif,” ungkapnya saat ditemui di Sarasehan Gunung Gambir.

Dari sinilah “Gus’e Menyapa” muncul sebagai alternatif kegiatan dengan semangat yang sama, namun dikemas lebih ringan, interaktif, dan fleksibel.

Dalam pelaksanaannya, Gus’e Menyapa dikemas lewat sejumlah agenda yang langsung melibatkan masyarakat, seperti Sholawat Kampung, Sarasehan RT/RW, pertemuan tokoh tani, hingga dialog bersama kader Posyandu.

Tak sekadar menyapa, program ini juga membawa misi tematik, antara lain Stabilisasi inflasi daerah, Edukasi dan pelatihan masyarakat, Pencegahan perkawinan anak, dan Penanganan stunting.

Kegiatan ini juga dirancang sebagai forum dua arah, di mana warga bebas menyampaikan aspirasi, ide, maupun keluhan langsung kepada bupati dan jajaran Pemkab.

“Pendekatannya harus nyata dan dua arah. Pemerintah harus lebih banyak mendengar,” tegas Gus Fawait.

Data, saran, dan masukan dari kegiatan Gus’e Menyapa nantinya akan dikompilasi oleh tim perencana Pemkab Jember sebagai bahan penyusunan Musrenbang 2026.

Dengan begitu, kebijakan pembangunan tidak hanya berbasis pada data formal, tetapi juga berakar dari suara warga di lapangan.

Edisi perdana Gus’e Menyapa sebelumnya digelar di Kecamatan Jenggawah dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pemerintah daerah berencana menjadikannya agenda rutin setiap akhir pekan, dengan lokasi bergilir di seluruh kecamatan.

Secara esensial, Gus’e Menyapa bukan sekadar program seremonial, melainkan cara baru Pemkab Jember membangun komunikasi langsung dengan rakyat.

Jika “Bunga Desaku” menonjolkan pelayanan dan kolaborasi lintas OPD, maka “Gus’e Menyapa” hadir dengan ritme lebih cepat dan format dialog yang lebih cair.

Intinya, Pemkab Jember ingin memastikan setiap kebijakan lahir dari kebutuhan nyata masyarakat. Dengan Gus’e Menyapa, proses mendengar dan merespons bisa lebih cepat. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Dua Wakil Pasuruan Raih Jamsostek Award 2026 Tingkat Jawa Timur

17 September 2026 - 16:21

Podcast JAWARA Kabarpas bersama Adinda Denisa Kupas Tuntas Regulasi dan Strategi Pemda Dorong UMKM Naik Kelas

16 September 2026 - 09:04

DPRD Jatim Berharap Raperda Transportasi Terintegrasi Mampu Memikat Masyarakat 

15 September 2026 - 22:25

DTSEN Disorot Fraksi PDIP DPRD Jatim: Warga Miskin Bisa Tersisih Gara-gara Desil

11 September 2026 - 20:41

Ojol Jatim Tak Punya Payung Hukum, F-PKS DPRD Jatim : Jangan Tunda Perda Transportasi Online

11 September 2026 - 20:33

Trending di Peristiwa