Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 21 Nov 2025

Kencong Dipilih untuk Bunga Desaku, Dira Jadi Sorotan Sebagai Lokomotif Ekonomi Selatan-Barat


Kencong Dipilih untuk Bunga Desaku, Dira Jadi Sorotan Sebagai Lokomotif Ekonomi Selatan-Barat Perbesar

Jumat, 21 November 2025 – 18.38 | 654 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Kecamatan Kencong menjadi lokasi pelaksanaan Bunga Desaku edisi ketujuh, Jumat (21/11/2025). Bupati Jember Gus Fawait menyebut Kencong sebagai salah satu daerah penggerak ekonomi di wilayah selatan dan barat Kabupaten Jember. Selain potensi wisata alam, kawasan ini dinilai berkembang pesat berkat hadirnya investasi lokal yang mendorong nilai tambah ekonomi masyarakat.

Dalam wawancara usai kegiatan, bupati memaparkan alasan kuat mengapa Kencong menjadi titik penting dalam agenda turun ke desa milik Pemkab Jember tersebut.

Bupati Fawait menyoroti bahwa Kencong memiliki potensi wisata alam yang tidak dimiliki banyak kecamatan lain. Salah satunya adalah Paseban, destinasi yang bahkan menarik kunjungan umat Hindu dari Bali.

“Bahkan saudara-saudara kita dari Bali jauh-jauh datang ke Kencong. Artinya ada potensi wisata alam yang besar dan hidup di sini,” kata bupati.

Potensi ini, menurutnya, menjadi fondasi penting bagi penguatan ekonomi wilayah selatan Kabupaten Jember.

Dira Kencong Dongkrak Ekonomi Wilayah Selatan

Selain potensi alam, bupati menegaskan bahwa perputaran ekonomi Kencong meningkat signifikan berkat hadirnya Dira Kencong, tempat wisata dan pusat aktivitas perdagangan yang dibangun oleh pengusaha lokal Haji Ponimin.

“Ini kebanggaan. Ada pengusaha asli Jember yang berinvestasi di Jember dan memberikan eksternalitas positif bagi wilayah selatan dan barat,” ujar Fawait.

Bupati menjelaskan, sebelum Dira berdiri, kawasan ini tidak banyak dikunjungi masyarakat dari luar, termasuk dari Lumajang atau wilayah sekitar. Namun kini, arus kunjungan meningkat pesat, membuka peluang kerja, dan menghidupkan usaha mikro di sekitarnya.

Kenaikan harga tanah di sekitar Dira disebut sebagai indikator nyata pertumbuhan ekonomi lokal.

“Sebelum ada Dira, harga tanah biasa saja. Setelah ada Dira, langsung menggeliat. Masyarakat dapat keuntungan,” tambahnya.

Bupati Fawait berharap kontribusi Ponimin dapat menjadi contoh bagi investor lain untuk membuka usaha di kantong-kantong ekonomi yang masih lemah.

“Saya butuh banyak orang seperti Pak Haji Ponimin yang mau investasi di daerah-daerah yang belum maju, termasuk wilayah utara nanti,” ujarnya.

Menurutnya, investasi lokal yang seperti ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi akar rumput daripada menunggu proyek besar dari luar daerah.

Menjawab potensi investasi yang dapat tumbuh dari model seperti Dira, bupati memastikan bahwa Pemkab Jember siap memberikan kemudahan investasi dan insentif fiskal.

“Siapapun yang mau investasi di Jember, kami beri karpet warna pink. Kita permudah semua perizinan, termasuk insentif fiskal jika diperlukan,” tegasnya.

Bupati menegaskan bahwa meskipun terjadi pengurangan transfer pusat, Pemkab tetap berkomitmen tidak menaikkan pajak daerah, dan di titik-titik tertentu justru akan memberikan keringanan.

Pemilihan Kencong sebagai tuan rumah Bunga Desaku ketujuh bukan tanpa alasan. Selain menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di selatan dan barat Jember, Kencong juga menjadi representasi keberhasilan investasi lokal yang berpengaruh langsung kepada masyarakat.

Melalui Bunga Desaku, Bupati Fawait memastikan pemerintah hadir untuk mendorong percepatan pengembangan wilayah, memfasilitasi aspirasi warga, serta menegaskan komitmen mempermudah investasi yang berdampak luas. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

Alas Kaki Unggulan Kota Mojokerto Mampu Bersaing Tembus ke Negara Jepang

9 Mei 2026 - 11:53

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah

8 Mei 2026 - 21:08

Polres Jember Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Solar Subsidi

8 Mei 2026 - 08:26

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

Trending di Berita Pasuruan