Sabtu, 22 November 2025 – 08.35 | 540 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Rangkaian kegiatan Bunga Desaku di Kecamatan Kencong berlanjut dengan pertemuan RT/RW se-kecamatan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para kepala desa, dan perangkat desa, Sabtu (21/11/2025) malam di Dira Kencong. Dalam forum akar rumput ini, Bupati Jember Muhammad Fawait memaparkan sejumlah program prioritas kabupaten, mulai dari beasiswa kuliah, insentif guru ngaji, hingga layanan kesehatan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Khusus program kesehatan tersebut, bupati menjelaskan mengenai kelebihan UHC Prioritas, yang diklaim lebih unggul dan mudah dimanfaatkan dibandingkan skema BPJS Kesehatan reguler. Bahkan, lebih baik dari program-program kesehatan Kabupaten Jember sebelumnya.
“Hari ini didaftarkan, hari ini juga langsung aktif. Beda dengan BPJS yang masih harus menunggu 14 hari sebelum bisa dipakai,” tegas Bupati Fawait di hadapan ratusan peserta.
Ia juga menegaskan bahwa UHC Prioritas tidak terhalang oleh tunggakan BPJS. Warga yang memiliki tanggungan tetap dapat menggunakan layanan kesehatan melalui UHC tanpa harus melunasi terlebih dahulu.
“Hutang tetap hutang. Tinggal buat surat pernyataan sanggup membayar. Bayar kapan? Ya tidak tahu kapan. Yang penting layanan kesehatan tetap bisa dimanfaatkan. Ini kelebihan UHC Prioritas,” jelasnya disambut tawa peserta.
Tak hanya itu, bupati mencontohkan kejadian yang ditemuinya saat berkunjung ke Puskesmas Kencong. Seorang warga Jember yang merantau di Surabaya jatuh sakit dan tetap dapat berobat gratis setelah aktivasi UHC dilakukan melalui puskesmas di Jember.
“Diaktifkan di sini, tapi bisa berobat gratis di Surabaya. Alhamdulillah,” katanya, menyebut kelebihan UHC yang bisa dipakai di RS seluruh Indonesia.
Untuk memastikan program berjalan tanpa hambatan, Pemerintah Kabupaten Jember telah menganggarkan Rp430 miliar untuk tahun 2026. Anggaran tersebut mencakup pelayanan kesehatan menyeluruh, bukan hanya bagi warga sakit, tetapi juga ibu hamil mulai dari masa kontrol hingga melahirkan, baik persalinan normal maupun operasi caesar.
“Semua gratis dan dicover UHC,” tegas Bupati.
Forum interaktif di Kencong ini menjadi momentum bagi Pemkab Jember untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait program unggulan, sekaligus memastikan setiap elemen desa mengetahui kemudahan layanan kesehatan yang dapat langsung dimanfaatkan oleh warganya.
Bupati berpesan kepada seluruh peserta forum, agar menyebarluaskan program prioritas tersebut sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan takut lagi ke puskesmas atau rumah sakit. (dan/ian).

















