Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 23 Apr 2019

Astaga, Bayi Usia 40 Hari Diserang Kera Liar hingga Luka Serius


Astaga, Bayi Usia 40 Hari Diserang Kera Liar hingga Luka Serius Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Memey Mega

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Muhamad Aldo Sanjaya, berusia 40 hari asal Kelurahan Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo diserang kera liar. Akibatnya, bayi malang tersebut saat ini menjalani rawat inap di ruang Bougenvil, RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo, Selasa (23 /04/2019) siang.

Putra ketiga pasangan suami istri Arsono dan Yuliatin ini, terpaksa menjalani perawatan medis di Rumah Sakit karena kondisinya terluka akibat diserang kera liar di rumahnya pada Sabtu (20/04/2019) siang.

Kepada wartawan kabarpas.com, Yuliatin ibu korban menceritakan, kejadian ini terjadi ketika putranya yang saat itu tidur digendonganya, dipapahkan di kamar rumahnya, dan kemudian ditinggal mengambil jemuran yang kering.

“Belum 5 menit saya tinggal ambil jemuran yang kering, terdengar suara jeritan buah hati saya, sementara kakaknya yang saat itu melihat TV langsung pergi ke kamar, dan melihat adiknya digendong kera liar,” ujarnya.

“Mengetahui ada orang, Aldo (sapaan akrab korban) kemudian dibuang, dan kera kabur ke pekarangan rumah,” tambahnya.

Melihat kondisi anaknya yang terluka, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit untuk dilakukan perawatan medis.

Serangan kera ini dirasakan warga setempat bukan yang pertama kali. Pasalnya, serangan kera liar ini dirasakan terjadi setiap musim kemarau tiba.

Bahkan, sekitar 5 bulan kemarin, warga memburu kera liar, karena dirasakan sangat menganggu dan meresahkan.

Hasil dari perburuan tersebut warga hanya berhasil melumpuhkan 2 kera liar saja, dan diduga masih ada kawanan kera yang lain.

“Karena dianggap kera liar sudah lari ke hutan bambu, warga menghentikan perburuanya, dan kini serangan kera liar terjadi lagi, ” ujar Atmo warga setempat.

Warga hanya berharap benar-benar ada perhatian dari instansi terkait untuk mengatasi permasalahan ini, karena selain balita, kera juga mengancam ternak warga seperti ayam , itik dan anak kambing milik warga. (wil/mey).

Artikel ini telah dibaca 114 kali

Baca Lainnya

DKUPP Kabupaten Probolinggo Perkuat SDM Koperasi melalui Literasi Keuangan dan Pajak

1 Agustus 2026 - 12:40

Buron Hampir 2 Pekan, Pelaku Pembunuh Manusia Silver Berhasil Ditangkap Polisi

30 Juli 2026 - 19:20

Jalan Sehat Bersama Semarakkan Puncak Peringatan Harkopnas ke-79 di Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:46

Bupati Haris dan INOVASI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:41

DPRD dan Pemkab Probolinggo Godok KUA-PPAS 2027, Pacu Daya Saing Daerah

22 Juli 2026 - 22:39

SDN Sukapura 3 Jadi Rujukan Penerapan Pembelajaran Multigrade Bagi Disdik Kabupaten Pasuruan

20 Juli 2026 - 09:32

Trending di Kabar Probolinggo