Bone, Kabarpas.com – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bone melalui audiensi bersama Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., usai mengikuti kegiatan bakti sosial yang digelar di Alun-alun Kota Watampone.
Pertemuan tersebut membahas keberlanjutan program Mannennungeng: Smart Hydro Loop yang tengah diimplementasikan di Desa Kajaolaliddong. Dalam diskusi, kedua pihak menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk memperluas dampak program pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Sebelum audiensi berlangsung, tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas bersama pengurus UKM KPI Unhas berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial yang dipimpin langsung oleh Bupati Bone. Aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan kebersihan yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Kabupaten Bone dengan melibatkan ASN, TNI, Polri, Satgas Kebersihan, serta berbagai unsur masyarakat.
Bupati Bone menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa Universitas Hasanuddin yang dinilai konsisten menjalankan program pengabdian sekaligus aktif mendukung kegiatan sosial di daerah.
“Mahasiswa telah menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui inovasi, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bone tentu akan terus mendukung program-program yang berdampak positif seperti Smart Hydro Loop,” ujar Andi Asman Sulaiman.
Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, mengatakan kolaborasi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Bone menjadi modal penting dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., menjelaskan bahwa pelaksanaan program Mannennungeng mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah kabupaten diharapkan dapat semakin memperkuat implementasi program, baik melalui kebijakan maupun fasilitasi bagi masyarakat penerima manfaat.
Audiensi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kemitraan antara Universitas Hasanuddin dan Pemerintah Kabupaten Bone dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui sinergi yang terus dibangun, program Smart Hydro Loop diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan pertanian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. (ajo/ian).

















