Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 7 Jun 2026

BBM Subsidi Sempat Tersendat, Bupati Jember Janjikan Perbaikan SOP untuk Petani dan Nelayan


BBM Subsidi Sempat Tersendat, Bupati Jember Janjikan Perbaikan SOP untuk Petani dan Nelayan Perbesar

Minggu, 07 Juni 2026 – 08.30 | 857 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Akses bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi petani dan nelayan di Kabupaten Jember belakangan menjadi sorotan. Sejumlah kendala administratif dan teknis di lapangan sempat membuat proses pembelian BBM untuk kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) maupun operasional melaut berjalan tidak mulus.

Persoalan itu kini diakui langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. Dalam pertemuan dengan sejumlah kelompok tani di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Jember, Sabtu (6/6/2026), ia menyatakan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran BBM subsidi.

Menurut Fawait, hambatan yang terjadi bukan disebabkan oleh ketersediaan kuota dari pemerintah pusat, melainkan persoalan tata kelola dan prosedur yang perlu diperbaiki di tingkat daerah.

“Insyaallah akan ada perbaikan SOP terkait pembelian BBM subsidi untuk alsintan dan para petani kita. Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus melakukan perbaikan-perbaikan untuk mempermudah petani dan juga nelayan,” ungkapnya.

Pernyataan itu muncul setelah beberapa waktu terakhir muncul keluhan dari petani dan nelayan terkait proses pembelian BBM subsidi yang dinilai belum berjalan optimal. Padahal, BBM menjadi salah satu kebutuhan vital untuk menggerakkan mesin pompa air, traktor, alat panen, hingga kapal nelayan.

Dalam forum tersebut, Fawait juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat yang terdampak oleh tersendatnya pelayanan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan melempar tanggung jawab kepada pemerintah pusat karena kuota BBM subsidi yang dialokasikan untuk Jember sejatinya tersedia.

“Jika ada kendala yang membuat proses tersendat, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Jember. Yang salah bukan pemerintah pusat, tetapi Pemerintah Kabupaten Jember, karena kuota BBM ada dan kuota pupuk juga tersedia,” ujarnya.

Pernyataan itu sekaligus memperkuat bahwa pemerintah daerah melihat persoalan distribusi dan pelayanan sebagai titik yang perlu dibenahi. Dalam beberapa kasus, keberadaan kuota tidak selalu berbanding lurus dengan kemudahan akses di tingkat pengguna akhir.

Bagi petani dan nelayan, keterlambatan mendapatkan BBM subsidi bukan sekadar persoalan administrasi. Hambatan tersebut dapat berdampak langsung pada aktivitas produksi, terutama pada musim tanam dan musim melaut yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar.

Fawait mengatakan dirinya akan memastikan evaluasi dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Pemerintah daerah, kata dia, harus hadir untuk memastikan berbagai program dan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah pusat benar-benar dapat diakses masyarakat tanpa hambatan yang berlebihan.

Di sisi lain, ia juga menyoroti besarnya perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, dukungan tersebut terlihat dari alokasi anggaran negara yang terus mengalir untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Perhatian pemerintah pusat kepada sektor pertanian bisa dilihat dari data dan angka. Dari tahun ke tahun sektor pertanian mendapatkan perhatian yang besar melalui APBN,” katanya.

Namun bagi pemerintah daerah, tantangan berikutnya bukan hanya memastikan bantuan dan kuota tersedia, melainkan memastikan layanan distribusinya berjalan efektif hingga tingkat petani dan nelayan. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Boby Diperiksa Polres Jember, Sengketa Kontrak Kafe Tujuh Bidadari Berujung Laporan

24 September 2026 - 18:13

Kemenag Jember Periksa Guru MI yang Diduga Nikahi Siri Wali Murid

24 September 2026 - 18:07

Honda Modif Contest 2026 Hadir di Surabaya, Wadah Kreativitas Modifikator dan Komunitas Honda

24 September 2026 - 13:45

Komunitas Honda ADV Indonesia Eksplor Misteri Pawitra, Jelajah Reco Lanang hingga Jolotundo

24 September 2026 - 12:52

Malam Puncak Indonesian Television Awards 2026 Siap Hadirkan Panggung Spektakuler, Bertabur Bintang, dan Penuh Kejutan

24 September 2026 - 09:25

Sempat Menghilang Semalam, Kakek Asal Kraton Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Welang Pasuruan

23 September 2026 - 18:10

Trending di Berita Pasuruan