Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 22 Jan 2026

BNNK Lumajang–Bakesbangpol Jember Bahas Pembentukan Unit Pelayanan Terpadu P4GN


BNNK Lumajang–Bakesbangpol Jember Bahas Pembentukan Unit Pelayanan Terpadu P4GN Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Upaya memperkuat penanganan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Jember memasuki tahap konkret. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lumajang melakukan pertemuan dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jember untuk membahas rencana pembentukan Unit Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Pertemuan yang diadakan di Kantor Bakesbangpol, Kamis (22/1/2026), tersebut dilatarbelakangi meningkatnya peredaran narkoba di wilayah Jember serta belum adanya kantor perwakilan BNN di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. Jember sendiri hingga kini masih masuk dalam rayon kerja BNNK Lumajang.

Mewakili Kepala BNNK Lumajang, Kepala Subbagian Umum BNK Lumajang, Nunung Purnawisudawati menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya merupakan tindak lanjut dari surat BNN Provinsi Jawa Timur yang ditujukan kepada daerah-daerah yang belum memiliki kantor perwakilan BNN. Dari pemetaan BNN Jatim, masih terdapat sekitar 20 kabupaten/kota yang belum memiliki BNNK, termasuk Kabupaten Jember.

Dalam pertemuan tersebut dibahas konsep pembentukan layanan terpadu P4GN sebagai bentuk sinergi lintas sektor. Layanan ini nantinya tidak langsung berstatus sebagai BNNK, melainkan sebagai satuan tugas terpadu yang melibatkan BNN, Bakesbangpol, serta perangkat daerah terkait.

Nunung menjelaskan, konsep layanan terpadu ini dirancang memiliki struktur tim yang lengkap, mulai dari tim pencegahan, rehabilitasi hingga pendukung sarana dan prasarana. Dalam tim pencegahan, unsur dinas kesehatan dan instansi terkait akan dilibatkan, sementara untuk rehabilitasi akan dibentuk Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang terdiri dari unsur kejaksaan, tenaga kesehatan, Dinas Sosial, dan pihak lain sesuai ketentuan Surat Keputusan BNN Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, BNNK Lumajang juga mengharapkan adanya fasilitas minimal berupa klinik rehabilitasi di Jember, meskipun masih berstatus Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan belum menjadi BNNK definitif. Menurutnya, satuan tugas P4GN ini diharapkan menjadi embrio pembentukan BNNK di masa mendatang, sehingga ketika BNNK resmi dibentuk, sistem dan sumber daya sudah siap untuk langsung berjalan.

Dukungan terhadap rencana tersebut juga datang dari Gerakan Anti Narkoba (GAN). Sekretaris GAN, Dima Akhyar, menilai persoalan narkoba di Jember tergolong kompleks dan memerlukan penanganan yang terencana serta terorganisasi dengan baik. Ia menyampaikan bahwa pembentukan satgas P4GN membutuhkan dukungan sumber daya lintas sektor agar tujuan pengendalian dampak narkoba dapat tercapai. Dima juga menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba berpotensi menurunkan ketahanan sosial masyarakat jika tidak ditangani secara serius.

Rencana pembentukan Unit Pelayanan Terpadu P4GN ini mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Jember. Kepala Bakesbangpol Jember, Lingga Diputra, menyampaikan bahwa Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah penanganan narkoba di daerah.

Lingga menyebutkan, Pemkab Jember siap memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk kemungkinan pemanfaatan sejumlah aset daerah berupa gedung kantor yang saat ini masih kosong. Ia akan segera berkoordinasi dengan bagian aset Pemkab Jember dan OPD terkait lain untuk menindaklanjuti rencana pembukaan kantor UPT P4GN.

Lingga berharap Kabupaten Jember segera memiliki unit layanan terpadu P4GN sebagai langkah awal penguatan sistem pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba, sekaligus menjadi fondasi menuju pembentukan BNNK Jember di masa depan. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Fawait Dorong Peran Guru Ngaji dalam Penguatan Karakter Warga Jember

28 Juni 2026 - 16:21

PDI Perjuangan Trenggalek Gelar Pendidikan Politik dan Pembekalan ‘Public Speaking’ Kader Perempuan

28 Juni 2026 - 14:39

Membangun Ekosistem Bisnis, Menguatkan UMKM Jawa Timur: Babak Baru Mie Mapan di Usia Ke-34

28 Juni 2026 - 13:43

Banyuwangi BerStylo Bersama Satukan 200 Pengguna New Honda Stylo 160

28 Juni 2026 - 12:28

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Setelah Lima Tahun Bergulir, Raperda PPLH Inisiatif DPRD Jember Akhirnya Disahkan Jadi Perda

28 Juni 2026 - 09:14

Trending di KABAR NUSANTARA