Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 27 Okt 2025

Bupati Fawait Kagum Teknologi USG Domba, Dorong Pembentukan “Kecamatan Ternak” di Jember


Bupati Fawait Kagum Teknologi USG Domba, Dorong Pembentukan “Kecamatan Ternak” di Jember Perbesar

Senin, 27 Oktober 2025 – 15.17 | 1640 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau langsung kegiatan yang digelar Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan bersama kelompok peternak di sela agenda Bunga Desaku Kecamatan Panti, Senin (27/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di lahan Desa Pakis itu diisi dengan Pelatihan Silase, Pelayanan Inseminasi Buatan (IB) dan USG Domba, Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu, serta pengukuhan Kelompok Peternak Domba Makmur Panti.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fawait mengaku terkesima dengan alat USG khusus hewan ternak yang kini dimiliki oleh dinas setempat. Perangkat bernama Ultrasonography Scanner Portable itu digunakan untuk memeriksa kondisi reproduksi dan kebuntingan domba secara dini tanpa harus menimbulkan stres atau risiko bagi hewan.

“Ternyata Jember sudah punya alat secanggih ini. USG domba ini bisa mengetahui kebuntingan, memantau kesehatan reproduksi, dan membantu peternak menentukan waktu terbaik untuk kawin atau melahirkan,” ujar Fawait di lokasi.

Fawait menilai kemajuan teknologi di sektor peternakan menjadi indikator kesiapan Jember menuju pertanian dan peternakan modern. Ia bahkan langsung menggagas ide untuk menjadikan salah satu wilayah di Jember sebagai kecamatan percontohan peternakan terpadu.

“Tahun depan harus ada satu kecamatan yang kita jadikan percontohan, bisa disebut sebut ‘Kecamatan Ternak’, ” tegasnya.

Kegiatan pelatihan di Desa Pakis ini mendapat sambutan antusias dari para peternak setempat. Selain mendapat pendampingan teknis dari dokter hewan, peserta juga memperoleh edukasi cara membuat silase pakan fermentasi yang tahan lama dan bergizi tinggi, langkah penting untuk menghadapi musim kemarau dan menjaga produktivitas ternak.

Dengan dukungan penuh dari Bupati Fawait, sektor peternakan diharapkan tak hanya meningkat dari sisi jumlah populasi, tetapi juga kualitas produksi dan kesejahteraan peternak.

“Kita ingin peternak di Jember naik kelas, dari tradisional ke modern. Kalau hewan sehat, peternak sejahtera, maka pangan kita juga kuat,” pungkas Fawait.

Ultrasonography Scanner Portable pada domba adalah alat pemindai berbasis gelombang suara berfrekuensi tinggi (ultrasound) yang digunakan untuk melihat kondisi organ dalam domba secara real time, tanpa perlu melakukan pembedahan. Karena bersifat portable, alat ini mudah dibawa ke lapangan dan dapat digunakan langsung di kandang atau lokasi peternakan.

Secara umum, fungsi USG portable pada domba salah satunya, untuk mendeteksi kebuntingan dini (early pregnancy detection). Alat ini memungkinkan peternak dan dokter hewan mengetahui apakah domba betina sedang bunting, bahkan sejak usia kebuntingan 25–30 hari. Dengan deteksi dini, peternak dapat mengatur manajemen pakan, kandang, dan reproduksi dengan lebih efisien.

Alat ini juga memantau kondisi dan perkembangan janin. USG portable menampilkan gambar janin di dalam rahim, sehingga dapat dilihat jumlah anak (tunggal, kembar, atau lebih), posisi janin, serta kesehatannya hingga mendekati waktu kelahiran. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah

8 Mei 2026 - 21:08

Polres Jember Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Solar Subsidi

8 Mei 2026 - 08:26

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

Rumah Salon Rias Pengantin di Pasuruan Ludes Terbakar

8 Mei 2026 - 05:20

Trending di Berita Pasuruan