Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 4 Okt 2025

Dari Mushola hingga Gereja, Pemkab Jember Rangkul Semua Guru Agama Lewat Insentif


Dari Mushola hingga Gereja, Pemkab Jember Rangkul Semua Guru Agama Lewat Insentif Perbesar

Sabtu, 04 Oktober 2025 – 18.02 | 1809 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Pemkab Jember terus menunjukkan perhatian kepada para tenaga pengajar keagamaan, baik guru ngaji maupun guru kitab non-Muslim. Hal ini terlihat saat penyaluran insentif di Balai Desa Ambulu, Kecamatan Ambulu, Sabtu (4/10/2025). Sebanyak 76 penerima bantuan hadir, terdiri dari 67 guru ngaji dan 9 guru kitab.

Program ini merupakan upaya pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait untuk meningkatkan kesejahteraan para pengajar agama yang selama ini mengabdikan diri tanpa pamrih.

Salah satu penerima, Ratno Eko Wiyanti, guru kitab dari Dusun Sumberan, Desa Ambulu, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti. Sejak 2003, ia mengajar di GKT Ambulu tanpa menerima gaji, murni sebagai bentuk pengabdian.

“Program bantuan ini sudah bagus dan efektif. Prosesnya cepat dan tidak berdesak-desakan, jadi sangat membantu, apalagi bagi ibu-ibu rumah tangga yang punya kesibukan padat,” ujarnya.

Ratno juga menanggapi rencana penyaluran insentif yang disebut akan dilakukan secara langsung ke rumah guru ngaji dan guru kitab. Menurutnya, mekanisme melalui desa seperti saat ini lebih praktis.

“Saya lebih memilih dikumpulkan seperti sekarang ini karena lebih mudah untuk mengambilnya,” ungkapnya.

Perlu diketahui, dalam setiap momen Bupati Fawait selalu mengatakan bahwa penyaluran insentif bagi guru ngaji maupun guru kitab saat ini dilakukan dengan cara yang lebih terhormat dan manusiawi. Dulu para guru ngaji dan guru kitab harus antre berdesak-desakan hanya untuk menerima haknya, sekarang pemerintah memastikan proses pencairan lebih tertib, cepat, dan terhormat.

“Mereka adalah orang-orang yang berjasa besar dalam mendidik anak-anak kita, maka sudah sepantasnya dilayani dengan penuh hormat,” kata bupati.

Dengan adanya program ini, Pemkab Jember berharap dapat memberikan dorongan semangat kepada para guru ngaji dan guru kitab untuk terus mengabdi, sekaligus memperkuat peran mereka dalam membangun karakter masyarakat melalui pendidikan keagamaan. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Baret Rescue Turunkan Tangki Air untuk Warga Jember yang Kekurangan Air Bersih

29 September 2026 - 14:04

Stylo Sound Ride #TunjukkanStyleLoNyanyi, Padukan Musik dan Gaya Retro Honda Stylo 160 di Jember

29 September 2026 - 14:00

Semarak Kompetisi dan Aksi Supporter Warnai Honda DBL 2026 East Java – East di Jember

29 September 2026 - 13:54

HPN 2026, BRI Jember Turun Langsung Sapa dan Dengarkan Nasabah

29 September 2026 - 13:48

PWRI Jember Dikukuhkan, Para Pensiunan Diminta Tetap Berkontribusi

29 September 2026 - 09:55

KUTT Suka Makmur Jadi Pusat Perhatian Parlemen dan Kementan, Buktikan Kesiapan Topang Kemandirian Susu Nasional

29 September 2026 - 09:31

Trending di Berita Pasuruan