Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 14 Des 2025

Dari Uang Pribadi Presiden, 100 Becak Listrik Hadir untuk Pengayuh Becak Jember


Dari Uang Pribadi Presiden, 100 Becak Listrik Hadir untuk Pengayuh Becak Jember Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Bagaimana seorang presiden menunjukkan kepedulian kepada rakyat kecil? Di Jember, jawabannya hadir lewat 100 becak listrik yang diserahkan Presiden Prabowo Subianto menggunakan dana pribadinya.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu (14/12/2025), dan menjadi simbol nyata perhatian seorang presiden terhadap kelompok masyarakat yang selama puluhan tahun menggantungkan hidup dari kayuhan tenaga.

Program bantuan becak listrik ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember bekerja sama dengan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), yayasan yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Seluruh pembiayaan program dipastikan tidak menggunakan anggaran negara, melainkan sepenuhnya berasal dari uang pribadi Presiden.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Presiden Prabowo kepada masyarakat kecil di daerahnya. Ia menilai bantuan tersebut bukan sekadar pemberian alat transportasi, melainkan wujud nyata kehadiran negara bagi para pengayuh becak lansia yang telah mengabdi puluhan tahun di jalanan.

Menurut Fawait, penggunaan dana pribadi Presiden mencerminkan empati yang tulus dan keberpihakan nyata terhadap rakyat kecil, sekaligus menjadi teladan kepemimpinan yang berlandaskan keadilan sosial.

“Bantuan ini bukan dari APBN, tetapi murni dari kantong pribadi Presiden Prabowo. Ini bukti bahwa beliau benar-benar menyatu dengan rakyat kecil,” ujarnya.

Wakil Ketua Yayasan GSN, Nanik S. Deyang menjelaskan bahwa bantuan becak listrik di Jember merupakan tahap awal dari program nasional yang akan dijalankan secara bertahap. Dari sekitar 989 pengayuh becak di Jember, sebanyak 100 orang menerima bantuan pertama, dengan prioritas pengayuh berusia di atas 60 tahun.

Ia menerangkan bahwa keterbatasan produksi becak listrik membuat distribusi dilakukan secara bertahap dan merata di wilayah Jawa, dengan fokus utama pada para pengayuh becak lansia yang dinilai paling membutuhkan.

Nanik juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memiliki perhatian emosional yang kuat terhadap nasib para pengayuh becak sepuh. Presiden disebut tidak ingin mereka terus memeras tenaga di usia senja, sehingga becak listrik dipilih sebagai solusi yang paling manusiawi untuk meringankan beban kerja tanpa memutus mata pencaharian.

“Pak Prabowo sangat tersentuh melihat para pebecak sepuh masih harus mengayuh setelah puluhan tahun bekerja. Dari situlah lahir keinginan beliau untuk meringankan beban mereka,” tuturnya penuh emosi.

Becak listrik yang diserahkan merupakan hasil desain langsung Presiden Prabowo dan diproduksi oleh PT Pindad, dengan nilai sekitar Rp22 juta per unit. Setiap unit dilengkapi garansi satu tahun, tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan, dan pelanggaran atas ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi hukum.

Di sejumlah daerah lain, becak listrik serupa bahkan telah dimanfaatkan sebagai becak wisata, membuka peluang tambahan penghasilan bagi para penerima manfaat.

Terkait keberlanjutan program, Nanik menjelaskan bahwa perawatan pascagaransi dapat dilakukan dengan suku cadang yang mudah ditemukan di pasaran. Ia juga membuka peluang dukungan lanjutan melalui dana CSR pemerintah daerah maupun pihak swasta.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Fawait menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Jember untuk ikut mendukung program tersebut. Pemkab Jember akan menyiapkan titik pengisian daya becak listrik di sejumlah halte milik Dinas Perhubungan agar mudah dijangkau para pengayuh becak lansia.

Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin para penerima bantuan kembali terbebani dalam pemanfaatan becak listrik tersebut, mengingat usia mereka yang sebagian besar sudah lanjut.

Program becak listrik ini dinilai tidak hanya sebagai bantuan alat kerja, tetapi juga sebagai simbol kepedulian, empati, dan cinta sosial Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mengentaskan kemiskinan secara bermartabat, dengan menempatkan kemanusiaan sebagai inti kebijakan. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah

8 Mei 2026 - 21:08

Polres Jember Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Solar Subsidi

8 Mei 2026 - 08:26

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

Rumah Salon Rias Pengantin di Pasuruan Ludes Terbakar

8 Mei 2026 - 05:20

Trending di Berita Pasuruan