Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 11 Agu 2021

Desa Ngadisari, Desa Pertama yang Tuntas Vaksin 100 Persen


					Desa Ngadisari, Desa Pertama yang Tuntas Vaksin 100 Persen Perbesar

Probolinggo, kabarpas.com – Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, merupakan desa pertama yang tuntas pelaksanaan vaksinasi. Untuk saat ini sudah 90 persen masyarakat desa ini sudah tervaksin tahap 2. Dan dipastikan Sabtu mendatang sudah 100 persen warga Ngadisari sudah selesai divaksin.

Bupati Probolinggo Puput  Tantriana Sari, saat meninjau pelaksanaan vaksin, menyampaikan bahwa luarbiasanya Desa Ngadisari ini, masyarakatnya disupport oleh Pemerintah Desa dalam pelaksanaan program vaksinasi.

“Hari ini telah tervaksin dosis 2 sebanyak 90% dari total warga Desa Ngadisari yang boleh divaksin 1.100 orang. InsyaAllah di hari Sabtu besok akan disempurnakan sebanyak 191 orang, sisanya untuk dilakukan vaksinasi sehingga di Sabtu besok 100% capaian vaksinasi bagi warga masyarakat Desa Ngadisari,” ujar Bupati Tantri. Rabu, ( 11/8/2021).

Menurutnya, ini tentunya menjadi inspirasi bagi semuanya, tidak hanya Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Pemerintah Desa Ngadisari, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan bahwa memang program vaksinasi ini harus didukung dan diupayakan.

“Semua ini tentunya untuk mengikhtiarkan warga masyarakat sehat wal afiat lahir dan batin, utamanya dalam kondisi pandemi Covid-19,” tegasnya.

Sementara sesepuh masyarakat Tengger Supoyo mengungkapkan, percepatan pelayanan vaksinasi di Desa Ngadisari sudah memasuki dosis 2 dengan capaian 90% dari target yang ditetapkan 70%. Jadi hanya tersisa 191 orang saja yang belum divaksin.

“Mudah-mudahan dari angka itu nanti bisa dinaikkan seiring dengan kesiapan vaksinnya. Karena pada dasarnya warga yang memenuhi syarat sudah siap untuk divaksin. Tidak ada yang takut dan tidak ada yang ragu untuk mendukung percepatan vaksinasi,” ungkapnya.

Supoyo yang juga merupakan anggota DPRD Komisi III ini menerangkan permasalahan dan pemahaman terhadap vaksinasi yang dihadapi semua desa di Kabupaten Probolinggo ini sama. Walaupun Desa Ngadisari ini terkenal dengan orangnya yang patuh, rukun dan guyub terkait vaksinasi permasalahannya sama apabila tidak ada pendekatan dan komunikasi dari penyelenggara pemerintahan dan tokoh masyarakat.

“Intinya bagaimana pendekatan dan komunikasi dari pemerintah desa dan didukung oleh para sesepuh serta tokoh masyarakat secara bergotong royong memberikan pemahaman kepada masyarakat. Ketika itu bisa dilakukan, maka semuanya bisa dilakukan. Hal penting lainnya adalah keteladanan dari para tokoh yang ada di desa,” tutupnya. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Disiapkan Jadi Penggerak Sosial dan Ekonomi Digital

24 Oktober 2026 - 16:41

Kembangkan Jurnalis Berkualitas, PWI Probolinggo Raya Gelar UKW Angkatan LX

24 Oktober 2026 - 07:10

DPUPR Kabupaten Probolinggo Perkuat Penyelenggaraan Pengawasan Jasa Konstruksi

22 Oktober 2026 - 23:03

DPRD Kabupaten Probolinggo Gelar Paripurna Laporan Pansus Empat Raperda Inisiatif

21 Oktober 2026 - 19:45

Pemkab Probolinggo dan RS Graha Sehat Teken Perpanjangan Perjanjian Kerjasama POKAK

20 Oktober 2026 - 06:43

DPRD Kabupaten Probolinggo Soroti Kuota Naker Lokal hingga Perlindungan Petani

19 Oktober 2026 - 20:49

Trending di Kabar Probolinggo