Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 11 Jul 2021

Doa Kebangsaan: Dirjen Pendis Kemenag Ajak Civitas Akademika PTKI Perbanyak Pray From Home


					Doa Kebangsaan: Dirjen Pendis Kemenag Ajak Civitas Akademika PTKI Perbanyak Pray From Home Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com — Wakil Rektor/Wakil Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia mengadakan Doa Kebangsaan bertajuk “Mengetuk Pintu Langit” untuk mendoakan agar bangsa Indonesia sehat dan selamat mengahadapi pandemic Covid-19.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani mengatakan di masa pandemic kita harus pandai-pandai menjaga imun dan iman agar kita sehat selamat dalam menjalani hidup.

“Segala ikhtiar lahir dengan menjaga protocol kesehatan telah kita lakukan, saatnya kita melangitkan doa sebanyak-banyaknya pray for home sebagaimana arahan Menteri Agama RI, Gus Yaqut Cholil Qaumas untuk pray from home,” terang Dani saat memberikan sambutan Doa Kebangsaan WR/WK PTKIN se-Indonesia.

Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung berharap doa-doa untuk mendekatkan diri kepada Alloh jangan hanya secara formal tetapi harus menjadi kebiasaan kita untuk berkominasi dengan Tuhan.

Diakhir sambutan Ramdhani membacakan puisi karya Ruchman Basori Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Diktis yang berjudul Mengetuk Pintu Langit, sebagai pengiring doa-doa yang dilantunkan.

Acara dipandu oleh Sumper Mulia Harahap WR III IAIN Padangsisidmpuan dengan pemimpin pembacaan yasin dan istighotsah KH. Dr. Isroqunnajah, M.Ag Ketua Forum WR/WK III PTKIN se-Indonesia. Hadir juga beberapa Rektor, Wakil Rektor I dan II, Kepala Biro, WR/WK Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama di zamannya, keluarga besar Direktorat Diktis serta civitas akademika PTKIN.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Prof. Dr. Suyitno, M.Ag memberikan apresiasi atas digelarnya doa kebangsaan yang menghadirkan Wakil Rektor yang masih eksis juga yang menjabat pada masanya.

“Aprsiasi mendalam atas gagasan doa kebangsaan sebagai bentuk keprihatinan kita mengahadapi pandemic covid-19 dengan penuh kebersamaan,” kata Suyitno.

Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang ini berujar kendatipun kita sudah sangat hati-hati menjalankan protocol kesehatan, tetapi kewaspadaan tetap kita jaga terus sambal berdoa dan sabar.

“Kehadiran kita melalui zoom untuk berdoa atas berpualngnya saudara-saudara terutama karena covid dan berdoa agar kita dapat melalui musibah ini denga tegar tetap sehat dan selamat,” pungkasnya. (RB/NP).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Audiensi dengan Ormas, Kapolres Jombang Perkuat Sinergitas Jaga Kondusivitas Wilayah

6 November 2026 - 15:46

Dukung Tumbuh Kembang Anak, Seminar Parenting Talk “Mencintai, Tanpa Melukai” Siap Digelar di Perpusnas RI

6 November 2026 - 11:26

Kejuaraan Atletik Piala Bupati Jember Rampung, PASI Minta Kesiapan Medis Jadi Perhatian

5 November 2026 - 18:55

PWNU-Polda Jatim Siapkan Kerjasama Program “Jogo Pondok

5 November 2026 - 15:39

LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT

4 November 2026 - 18:48

Kasus Hamalatul Qur’an, Atalia Minta Prosedur Penggerebekan Tak Abaikan Perlindungan Santriwati

4 November 2026 - 18:24

Trending di KABAR NUSANTARA