Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 16 Jul 2025

Hebat! Murid Baru Berkebutuhan Khusus Hafal 30 Juz Bikin Haru Suasana MATSAMA 2025


Hebat! Murid Baru Berkebutuhan Khusus Hafal 30 Juz Bikin Haru Suasana MATSAMA 2025 Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Suasana haru dan bangga menyelimuti kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) 2025 di MAN 11 Jakarta, Selasa (15/7/2025). Di tengah ribuan siswa baru yang mengikuti pembukaan acara, tampil 2 murid disabilitas yang mengejutkan hadirin dengan kemampuan istimewanya, mereka hafal 30 juz Al-Qur’an dan melantunkannya dengan suara merdu yang menyentuh jiwa.

Disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama, Amien Suyitno, penampilan spesial ini bukan hanya menjadi pembuka acara, tetapi juga menjadi penanda betapa inklusif dan memuliakannya madrasah dalam merangkul seluruh anak bangsa, tanpa kecuali.

“Ini bukan sekadar hafalan. Ini adalah suara dari hati yang jernih. Saya terharu,” ungkap Dirjen Pendis.

Dalam suasana khidmat, anak-anak berkebutuhan khusus tersebut duduk bersila di depan para pejabat dan siswa lainnya, membacakan ayat suci dengan penuh ketenangan dan keindahan irama. Suara mereka bukan hanya menyentuh, tetapi juga menginspirasi—membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mencintai dan menghidupkan Al-Qur’an.

Dirjen Pendis dalam arahannya menguatkan makna madrasah sebagai rumah yang inklusif, tempat menyemai cinta, ilmu, dan masa depan. “Al-Madrasati Ka Baiti – Madrasah adalah rumah kita semua. Termasuk bagi anak-anak hebat yang mungkin dilihat berbeda oleh dunia, tapi sangat istimewa di mata Tuhan,” tegasnya.

MATSAMA 2025 tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga refleksi kebijakan pendidikan Islam yang berlandaskan kasih sayang, kesetaraan, dan keberagaman. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diterapkan madrasah hari ini menjadikan akhlak dan nilai kebangsaan sebagai inti dari proses pembelajaran.

Dirjen juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan madrasah sebagai ruang untuk menumbuhkan cinta—kepada ilmu, kepada sesama, kepada lingkungan, dan tentu saja kepada Indonesia.

“Cinta pada madrasah adalah cinta pada masa depan. Dan masa depan Indonesia ada di tangan kalian, para siswa pilihan,” terangnya.

Penampilan anak-anak disabilitas penghafal Al-Qur’an ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah adalah rumah yang menerima semua, mendidik dengan cinta, dan melahirkan generasi tangguh yang mencintai ilmu dan bangsanya. (np/ian).

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

​BREAKING NEWS: Ini Susunan Lengkap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmat 2026–2031

30 September 2026 - 21:12

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

ADV Mystery Ride, 30 Bikers Eksplorasi Gunung Kawi Bersama Honda ADV 160

30 September 2026 - 06:36

MPM Honda Jatim Perkuat Kesiapsiagaan Karyawan melalui Pelatihan Emergency Response Team di Gudang Unit Malang

30 September 2026 - 06:33

Temui Bupati Fawait, Komisi D DPRD Jatim Bawa Kabar Perbaikan Jalan Provinsi Jember

29 September 2026 - 23:50

Di Balik Rp187,4 Miliar Revitalisasi Sekolah di Jember, Ada Ribuan Pekerja yang Kebagian Rezeki

29 September 2026 - 23:47

Trending di KABAR NUSANTARA