Pasuruan, Kabarpas.com – Tim Jibom Gegana Polda Jatim menyisir lokasi ledakan gudang ikan di Jalan RE Martadinata gang XX, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan pada Minggu (19/2/2023) siang.
Tim jibom Polda Jatim berhasil menemukan seperangkat alat untuk membuat bom ikan alias bondet.
Berdasarkan pantauan Kabarpas.com di lokasi, tim jibom Gegana Polda Jatim terjun di TKP sekitar pukul 13.15 WIB. Selama satu jam petugas Jimbom Gegana Polda Jatim menyisir masuk ke dalam gudang ikan milik H Husein. Setelahnya, tim Jibom Polda Jatim bergeser menuju rumah H Husein yang berjarak sekitar 100 meter dari TKP.
Petugas hendak memeriksa isi rumah di Jalan RE Martadinata XX, RT 01 Rw 08, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Pangungrejo Kota Pasuruan tersebut. Namun gagal karena rumah dalam kondisi terkunci.
Kompol Endy Purwanto Kapolsek Purworejo, mengatakan, setelah tim gegana Polda Jatim melakukan penyisiran, tim Inafis Polres Pasuruan Kota melakukan olah TKP. Dari Hasil olah TKP, polisi menemukan bungkusan plastik berisi sisa bahan peledak, serpihan sisa belerang, dan arang.
“Selain itu kita temukan juga dua buah ayakan serta alu dan lumpang untuk menumbuk serbuk bahan peledak,” ujar Endy.
Dipastikan Endy bahwa ledakan diakibatkan oleh bom ikan atau bondet. Meskipun begitu, ledakan yang terjadi tergolong low explosive atau ledakan kecil.
Berdasarkan hasil temuan barang bukti, diduga kuat gudang ikan tersebut juga digunakan sebagai tempat membuat bom ikan.
“Dugaan sementara korban sekaligus pemilik gudang ikan juga meracik bom ikan di sana,” ungkapnya.
Hingga kini petugas Satreskrim Polres Pasuruan Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden meledaknya bom ikan di gudang ikan tersebut.
Sementara itu, kondisi dua korban ledakan, yakni H. Husen Zakariya, 49, pemilik gudang ikan dan M Saiful, 47, mengalami luka parah dan tidak sadarkan diri di RSUD Dr Soedarsono, Kota Pasuruan. (emn/ian).

















