Reporter : Ajo
Editor : Agus Harianto
Pasuruan, Kabarpas.com – Kabar duka datang dari keluarga besar Pondok Pesantren At-Taqwa Cabean, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Neng Nur Khamidah, (23) yang merupakan kepala MA di ponpes tersebut wafat usai terlibat kecelakaan di Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) Kota Pasuruan.
Informasi yang didapat Kabarpas.com, diduga Neng Nur Khamidah terjatuh dari atas motor matic bernopol N 6339 XA yang dikendarai berboncengan dengan suaminya.
Kala itu, motor yang dikendarainya tersebut melaju pelan dan berencana akan berbelok menuju ke pertigaan Tambakyudan, Kelurahan Kebonagung. Namun, karena kondisi lalu lintas kendaraan yang cukup ramai, membuat sang suami hilang kendali mengendarai motornya, hingga keduanya terjatuh.
Tak ayal, korban terjatuh ke sisi kanan jalan. Dan nahas, dari arah yang bersamaan, tepat di belakang korban tersebut, tiba-tiba ada truk tangki BBM yang sedang melaju. Langsung saja truk tersebut melindas tubuh korban yang terjatuh di tengah jalan tersebut.
Beberapa warga mengaku kaget, setelah mendengar suara cukup keras hingga kemudian mengetahui ada seorang perempuan tergeletak dengan luka serius di bagian kepalanya.
“Saya awalnya kaget ada suara keras. Tak tahunya, ada yang terlindas dengan kondisi cukup mengenaskan,” ujar Ridhoi, warga sekitar.
Korban yang masih kerabat di Pesantren Cabean ini pun meninggal dunia di tempat kejadian dan beberapa saat polisi datang lalu mengevakuasinya ke RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan.
Polisi saat ini masih menyelidiki kejadian itu, dengan memeriksa beberapa saksi di lokasi kejadian.
“Untuk sopir truk tangki masih diperiksa,” kata Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan, Ipda Heri Purnomo kepada sejumlah wartawan. (ajo/gus).

















