Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 11 Okt 2023

Jatim Fest 2023, DKUPP Branding Produk Bawang Merah hingga Madu dan Mangga


					Jatim Fest 2023, DKUPP Branding Produk Bawang Merah hingga Madu dan Mangga Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo turut serta memeriahkan Jatim Fest 2023 yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur di JX International (Jatim Expo) Surabaya.

Dalam Jatim Fest 2023 tersebut, DKUPP membranding produk bawang merah, madu dan mangga mulai dari bahan baku mentah hingga produk olahan bahan jadinya. Semua produk dari bahan baku bawang merah, madu dan mangga ditampilkan.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan tujuan dari keikutsertaan dalam Jatim Fest 2023 ini adalah untuk mempromosikan produk unggulan Kabupaten Probolinggo serta bentuk partisipasi untuk mendukung program Jawa Timur dalam meningkatkan perekonomian UMKM.

“Yang kita bawa dalam Jatim Fest 2023 ini mengutamakan tematiknya. Mulai dari madu, bawang merah dan mangga. Kita banyak potensi dari ketiga produk tersebut. Khususnya madu yang akan kita branding sebagai kekuatan lokal utama untuk tahun 2023 hingga 2024,” katanya.

Menurut Taufik, branding terhadap produk madu ini dilakukan karena produk madu Kabupaten Probolinggo ini banyak yang diambil oleh daerah lain. “Kita harus memperkuat potensi ini, termasuk bawang merah yang cikal bakalnya kita branding tahun 2024,” jelasnya.

Taufik menjelaskan branding ini akan dilakukan supaya sinergitas untuk mengangkat dan mempromosikan produk bawang merah, madu dan mangga tidak hanya pemerintah saja, tetapi juga melibatkan swasta, BUMN dan perbankan.

“Alhamdulillah, produk bawang merah, madu dan mangga yang kita tampilkan dalam Jatim Fest 2023 ini habis semua. Baik dalam produk bahan mentah maupun produk olahannya,” terangnya.

Lebih lanjut Taufik menerangkan sebenarnya dalam Jatim Fest 2023 ini pihaknya lebih dominan kepada memperkenalkan dan membranding dulu. Tinggal nanti bagaimana bawang merah, madu dan mangga kembali menggeliat.

“Terlebih bawang merah yang sudah mempunyai pasar bawang Dringu dan ekspor. Ke depan akan kita branding desa-desa se-Kecamatan Dringu bisa dijadikan sebagai pilot project di tahun 2024,” tegasnya.

Dengan pameran Jatim Fest 2023 ini Taufik mengharapkan nantinya bisa menjadi pendorong semangat bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya. “Tahun berikutnya, harapan saya adalah bersama-sama bersinergi memajukan UMKM. Tidak hanya satu OPD dan pemerintah saja, tetapi juga melibatkan swasta, BUMN dan perbankan,” pungkasnya. (len/gus).

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

126 Atlet Trenggalek Siap Bersaing di Popda dan Peparpeda Jatim

28 Oktober 2026 - 06:21

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Jember Integrasikan 279 Layanan Publik, MenPAN-RB Sebut Sesuai Strategi Mal Pelayanan Publik

26 Oktober 2026 - 20:25

Akhir Pekan Makin Meriah, Honda Vario 160 Hadirkan Hiburan Musik dan Undian UKH di Jember

26 Oktober 2026 - 20:18

Polres Jombang Bongkar 41 Kasus Narkoba Selama Tiga Bulan dan 51 Orang Jadi Tersangka

26 Oktober 2026 - 20:10

Trending di KABAR NUSANTARA