Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 11 Des 2018

Kambing Seharga Setengah Miliar Kalah di Piala Presiden


Kambing Seharga Setengah Miliar Kalah di Piala Presiden Perbesar

Sumber : Kantor Staf Kepresidenan RI

Editor : Surya Mega

 

Malang, Kabarpas.com – Namanya keren, Lasson. Kambing jantan yang memiliki berat 140 kilogram dan tinggi 107 sentimeter itu berhasil memboyong Piala Presiden dalam kategori paling ekstrem. Piala Presiden digelar sebagai bagian dari acara Silaturahmi Nasional ke-6 Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia di Jatim Park 2, Batu, Minggu (9/12).

Ahmad D Ridoi peternak asal Lumajang berbagi kisah cara merawat Lasson, kambing miliknya. Lasson yang kini berusia empat tahun, setiap hari diberinya makanan bergizi tinggi. “Dia paling suka susu, kulit kedelai, dan beras kacang hijau,” kata Ridoi. Untuk sekali makan, setidaknya dia mengeluarkan biaya Rp 100 ribu.

Lasson bersaing ketat dengan Master Bejo. Kambing asal Mojokerto yang belum genap berusia tiga tahun itu sudah jadi langganan di beberapa kontes kambing yang digelar. Menurut Anis, pemilik Master Bejo, sebelum ikut lomba, sudah ditawar senilai setengah miliar rupiah. Namun anak Anis melarang sang Master, pejantan indukan itu dilepas.

Piala Presiden kali ini memecahkan rekor jumlah peserta. Tercatat 600 ekor kambing etawa mengikuti kontes bertema Peternak Muda Membangun Bangsa, Bangga jadi Peternak Indonesia. “Saya bangga makin banyak peternak berasal dari generasi milenial,” kata Dr Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan dalam sambutannya pada acara tersebut.

Moeldoko yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mengingatkan bahwa pasokan protein di Indonesia saat ini masih sangat jauh dari kebutuhan. “Jadi, marketnya besar sekali. Itu belum bicara ekspor lho,” katanya. Dia mengingatkan pentingnya peternak mengikuti perkembangan teknologi ternak. Seringkali kita terkejut saat baru ada penemuan teknologi tertentu, sudah ada lagi yang lebih baru. “Di sinilah kia harus terus berkembang dan meng-update diri,” kata Moeldoko.

Ketua Umum Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI) Yudi Guntara Noor menyatakan, Silatnas peternak kali ini memecahkan rekor jumlah peserta. Tahun-tahun sebelumnya yang berlangsung di Tawangmangu, Jonggol, Bantul, dan Cibubur, jumlah peserta hanya berkisar seratusan kontestan.

Silaturahmi tahunan ini menurut Yudi menjadi tempat pembelajaran terbaik. “Ribuan peternak dari berbagai daerah tidur bersama di tenda. Mereka mendiskusikan berbagai hal dari hulu ke hilir berbagai persoalan di dunia peternakan,” kata Yudi. (***/mey).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Bantah Laporan APERSI, REI Jember Tegaskan Pemkab Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR 

23 Juli 2026 - 06:12

PBNU – Kemenkes Sepakat Perkuat Kerjasama Sukseskan Program Pemerintah Bidang Kesehatan Masyarakat

22 Juli 2026 - 16:14

Ketua DPRD Jember Jadi Pengisi Bunga Desaku, Warga Mayang Sampaikan Beragam Aspirasi

22 Juli 2026 - 15:11

Jember Siapkan Homecare, Warga Bisa Daftar Lewat Wadul Gus’e dan Hotline Puskesmas

22 Juli 2026 - 14:24

Inkubator Agribisnis UKRI Hadir di Jember, Dorong Hilirisasi Jagung dan Lahirkan Agropreneur Muda

22 Juli 2026 - 14:21

Bunga PNM Mekar Bakal Turun Jadi 8 Persen, Festival UMKM di Jember Soroti Penguatan Permodalan Pelaku Usaha

21 Juli 2026 - 17:05

Trending di KABAR NUSANTARA