Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 23 Nov 2025

Kepala BMBPSDM Kemenag Turun Gunung Menjadi Narasumber Pelatihan Moderasi Beragama dan Ekoteologi di UIN SATU


Kepala BMBPSDM Kemenag Turun Gunung Menjadi Narasumber Pelatihan Moderasi Beragama dan Ekoteologi di UIN SATU Perbesar

Tulungagung, Kabarpas.com —Memasuki hari ke tiga pelaksanaan Pelatihan Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi 2025 yang digelar oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama, peserta mendapatkan materi strategis dari Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., selaku Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag RI.

Prof. Dhani demikian panggilan akrabnya, menyampaikan materi: “Penyusunan Policy Brief dan Rekomendasi Kebijakan Penguatan Moderasi Beragama serta Ekoteologi”, menekankan bahwa kebijakan yang efektif harus di bangun atas dasar analisis data lapangan yang kuat dan pemetaan kebutuhan strategis masyarakat.

Menurutnya, rekomendasi kebijakan harus dirumuskan secara aplikatif dan relevan, agar dapat menjawab tantangan lintas sektor.

“Moderasi beragama dan ekoteologi harus diterjemahkan ke dalam kebijakan nyata. Policy brief menjadi instrumen penting yang memastikan ide-ide strategis dapat diimplementasikan oleh pemerintah dan lembaga pendidikan,” tegas Guru Besar UIN Sunan Gunungdjati Bandung ini.

Ramdhani menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dengan prinsip ekoteologi agar kebijakan tidak hanya memperkuat kerukunan sosial, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan. “Tanpa perumusan kebijakan yang berpihak pada bumi dan manusia secara bersamaan, gerakan moderasi beragama bisa kehilangan dimensi ekologi yang sangat krusial”, katanya.

Dihadapan 60 peserta pelatihan Prof. Dhani menegaskan Pelatihan Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi menjadi wahana strategis untuk membekali para peserta yang notabenenya Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Ustadz/Kyai Pesantren dan ASN Kemenag, akan pemahaman kebijakan, metodologi penyusunan policy brief, dan rekomendasi kebijakan.

Hadirnya Prof. M. Ali Ramdhani Kepala Badan dan M. Zainul Hamdi sebagai Sekretaris Badan sebagai nara sumber utama menegaskan betapa serius Kemenag menempatkan moderasi beragama dan ekoteologi sebagai bagian penting dari agenda pembangunan SDM keagamaan yang keberlanjutan.

Prof. Dhani berharap pelatihan seperti ini dapat melahirkan penggerak moderasi beragama yang kompeten, visioner, dan mampu menyusun kebijakan yang mendukung keberagaman, harmoni, dan keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu Kepala PUSPENMA Kemenag RI Ruchman Basori mengatakan, bahwa Pelatihan Moderasi Beragama dan Ekoteologi diadakan di empat Perguruan Tinggi Penyelenggara, UIN Bandung, UIN Jakarta, UIN Kudus dan UIN SATU Tulungagung.

“Aktor-Aktor Utama Pendidikan Keagamaan tidak boleh menjadi silent majority, tetapi harus aktif berada di garda terdepan pengarusutamaan moderasi beragama”, tegas Ruchman.

Pelatihan Moderasi Beragama dan Ekoteologi digelar dengan skema pendanaan beasiswa Non Degree, untuk kalangan aktivis Pendidikan Keagamaan, baik di bawah Diitjen Pendidikan Islam, maupun Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu. (np/ian).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Resmi Diumumkan! Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar

6 Mei 2026 - 20:56

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Pemkab Jember Buka Lowongan Survei Pajak, Gaji Rp2,85 Juta per Bulan 

6 Mei 2026 - 14:04

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Trending di Berita Pasuruan