Reporter : Ajo
Editor : Titin Sukmawati
Madiun, Kabarpas.com – Kota Pasuruan kembali meraih penghargaan. Kali ini, kota yang dipimpin oleh Wali Kota H. Setiyono dan Wakilnya Raharto Teno Prasetyo tersebut berhasil mendapatkan penghargaan terbaik pertama Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 Kategori Kota.
Penghargaan yang diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Hj. Nina Kirana Soekarwo tersebut, diterima langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan, Hj. Rini Widjayanti Setiyono, dalam acara puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXV Tahun 2018 tingkat Provinsi Jawa Timur, yang diselenggarakan di Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu.
Puncak Kegiatan Harganas ke XXV ini diadakan di Alun-alun Mejayan Kabupaten Madiun pada hari Jumat Tanggal 13 Juli 2018, dan dihadiri langsung Gubernur Jawa Timur, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Plt Kepala BKKBN, Inspektur Utama BKKBN beserta pejabat BKKBN, Kepala OPD Se-Jawa Timur, Bupati/Walikota Se-Jawa Timur beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, Jajaran Forkompinda Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Madiun, Penyuluh, Kader serta undangan lain.

Pada acara tersebut, Kelurahan Tembokrejo Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan dinobatkan sebagai pemenang Terbaik I Pelaksana Terbaik Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 Kategori Kota.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo menyampaikan bahwa seorang ibu dalam keluarga mempunyai peran sangat penting, peran ibu identik dengan sifat kasih sayang kepada anak-anaknya. Oleh karena itu tidak berlebihan bila pembentukan karakter anak sangat bergantung pada sosok ibunya.
Lebih lanjut dikatakan, setiap keluarga di Indonesia dapat menciptakan ketahanan keluarganya masing-masing dengan menerapkan fungsi keluarga agar menciptakan generasi emas.
“Untuk itu, diharapkan kepada ibu-ibu selain menjaga ketahanan keluarga juga harus memiliki usaha produktif melalui UMKM. Dengan kesibukan yang produktif bagi ibu-ibu guna mengendalikan perekonomian, minimal untuk keluarga dan juga meminta agar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bisa menambah anggaran untuk pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar pria yang akrab disapa Pakdhe Karwo tersebut.
Diakhir sambutan Gubernur Jawa Timur memukul Gong sebagai tanda Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV Tahun 2018 tingkat Provinsi Jawa Timur diresmikan. Selanjutnya Pakdhe Karwo beserta Ketua Tim PKK Provinsi Jawa Timur menuju stand pameran program KKBPK dan Produk Unggulan Kelompok UPPKS. (ajo/tin).

















