Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 10 Agu 2025

LPBI NU Jatim Bentuk Empat Zona Kerja Penanggulangan Bencana


LPBI NU Jatim Bentuk Empat Zona Kerja Penanggulangan Bencana Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur membentuk empat zona kerja penanggulangan bencana untuk mempermudah koordinasi dalam aksi peduli lingkungan.

“Rencana kerja itu dirumuskan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LPBI NU se-Jawa Timur di Kantor PWNU Jawa Timur, yang menegaskan Gerakan AMAL (Aksi Mitigasi dan Adaptasi Lingkungan),” kata Ketua LPBI NU Jawa Timur, Syaiful Amin, di Surabaya, Minggu.

Dalam Gerakan AMAL yang menjadi kerangka besar program LPBI NU Jawa Timur itu, LPBI se-Jatim sepakat membentuk empa zona kerja penanggulangan bencana alam yakni zona Mataraman, Tapalkuda, Pantura, dan Madura.

“Itu sesuai dengan kultur dan kedekatan daerah serta ancaman bencana yang menjadi tantangan besar di wilayah Jawa Timur. Pembentukan sistem zona kerja di empat wilayah Jatim itu menjadi bagian dari program Rumah Siaga LPBI NU Jatim,” katanya.

Dengan model zona kerja ini, pihaknya mengharapkan akan mempermudah koordinasi, memperkuat kapasitas di tingkat PC, dan memungkinkan aksi peduli lingkungan yang lebih tepat sasaran berdasarkan kebutuhan tiap wilayah, termasuk pelatihan dan aksi juga akan berbasis zona.

“Ke depan, LPBI NU Jawa Timur akan memperkuat jejaring kemitraan dengan berbagai instansi dan perguruan tinggi, khususnya dalam bidang manajemen bencana dan pengelolaan lingkungan, sehingga ketimpangan kapasitas penanggulangan bencana dapat diatasi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Prof. Dr. H. Suparto Wijoyo, SH., M.Hum., yang juga Guru Besar Hukum Lingkungan Universitas Airlangga (Unair) menegaskan bahwa NU memiliki kemampuan dan basis nilai untuk merespons tantangan bencana dan isu lingkungan.

“Gagasan yang kini dianggap modern sejatinya telah menjadi bagian dari ajaran dan tradisi NU sejak lama, karena itu kami dukung LPBI NU Jawa Timur untuk bersinergi dalam memfasilitasi kegiatan di tingkat cabang sesuai kesepakatan,” katanya. (don/ian).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

ADV Mystery Ride, 30 Bikers Eksplorasi Gunung Kawi Bersama Honda ADV 160

30 September 2026 - 06:36

MPM Honda Jatim Perkuat Kesiapsiagaan Karyawan melalui Pelatihan Emergency Response Team di Gudang Unit Malang

30 September 2026 - 06:33

Temui Bupati Fawait, Komisi D DPRD Jatim Bawa Kabar Perbaikan Jalan Provinsi Jember

29 September 2026 - 23:50

Di Balik Rp187,4 Miliar Revitalisasi Sekolah di Jember, Ada Ribuan Pekerja yang Kebagian Rezeki

29 September 2026 - 23:47

Baret Rescue Turunkan Tangki Air untuk Warga Jember yang Kekurangan Air Bersih

29 September 2026 - 14:04

Trending di KABAR NUSANTARA