Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Kampus · 24 Jan 2022

Mahasiswi Malang Teliti Pergeran Prilaku Berbelanja Online, Shopee Masih Menguasai e- Commerce


Mahasiswi Malang Teliti Pergeran Prilaku Berbelanja Online, Shopee Masih Menguasai e- Commerce Perbesar

Malang, Kabarpas.com – Popularitas pasar digital atau e-Commerce di Indonesia meroket seiring menyebarnya virus Covid-19 di Indonesia sejak tahun 2020. Pembatasan kegiatan aktifitas masyarakat, memberi angin segar pada geliat e-Commerce karena masyarakat yang dulu lebih suka belanja konvensional, mulai beralih ke belanja online.

Retno Sekar Kedhaton, mahasiswi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), mengamati betul perubahan perilaku ini. Tentunya melakukan penelitian terhadap pergeseran perilaku berbelanja masyarakat akibat pandemi.

Sebenarnya terkait prihal ini ada dampak pergeseran perilaku karena pandemi. Orang dulunya lebih suka berblanja langsung, tetapi ketika (dipicu) pandemi Covid-19, orang akhirnya belanja secara online.

Apalagi, e-Commerce lebih populer karena saat ini digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Alasannya, karena banyak keuntungan. Menurutnya, dari beberapa riset yang pernah dibacanya, ada beberapa kebiasaan konsumen dalam berbelanja online di gerai digital tersebut selama pandemi Covid-19. Salah satu keuntungannya adalah harga lebih murah dari harga saat kita pergi ke toko secara langsung. Lebih mudah, dan praktis.

Untuk itu, dari hasil penelusuran, Shopee menjadi salah satu e-Commerce berbasis marketplace pertama yang paling diminati masyarakat Indonesia. Dikutip dari High Tech, Property & Consumer Goods Industry MarkPlus, Inc, Shopee menjadi e-Commerce pemimpin pasar.

“Ada sekitar 90 persen responden menyatakan Shopee sebagai brand yang paling sering digunakan dalam tiga bulan terakhir, Tokopedia (58 persen), Lazada (35 persen), Bukalapak (22 persen, Blibli (14 persen), dan JD.id (13 persen). Selain itu, Shopee juga menjadi e-Commerce dengan top of mind atau paling diingat konsumen dengan rataan 71 persen, diikuti Tokopedia (15 persen), Lazada (8 persen), Bukalapak (2 persen), serta JD.id dan Blibli (1 persen).

Dalam riset tersebut, terdapat e-Commerce dapat diingat dengan mudah karena getol dalam merilis berbagai rangkaian kampanye untuk menarik perhatian konsumen. Di sisi lain, Shopee juga terus memperkuat interaksi dengan konsumen karena mereka yakin itu merupakan upaya penting yang dapat dilakukan. Di antaranya dapat dilakukan melalui berbagai program, seperti iklan dan acara TV, live stream, serta kolaborasi lainnya. Tidak hanya itu, yang  paling diingat oleh para konsumen sebenarnya Shopee juga menjadi platform yang banyak digunakan pelaku usaha menjalankan bisnis onlinenya.(***).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Kasus Dugaan Fraud Klaim BPJS di Jember, Kejaksaan Periksa Staf hingga Dokter RSD Balung

25 Juni 2026 - 11:00

Warga Desak Penutupan Wisata Kali Jompo, Keluhkan Kemacetan hingga Pengelolaan yang Tak Jelas

24 Juni 2026 - 16:20

Soroti Aset Desa hingga Bantuan Sosial, Warga Rowoindah Desak Penjelasan Pemerintah Desa

23 Juni 2026 - 09:44

Dari Bank Sampah ke Green Jobs: Riset ESG PT Pegadaian Ungkap Masa Depan Ekonomi Hijau Indonesia

23 Juni 2026 - 08:05

Aksi Massa Dukung MBG Berlanjut Datangi Kantor DPRD Trenggalek

22 Juni 2026 - 19:08

DPRD Jember Setujui Pembahasan Enam Raperda Usulan Pemkab, Fawait Soroti Optimalisasi Pendapatan Daerah

22 Juni 2026 - 17:20

Trending di KABAR NUSANTARA