Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan ยท 15 Jul 2022

Menuju Kota Pasuruan Bebas Stunting, Gus Ipul Ajak Masyarakat Selalu Jaga Kebersihan


Menuju Kota Pasuruan Bebas Stunting, Gus Ipul Ajak Masyarakat Selalu Jaga Kebersihan Perbesar


Pasuruan, Kabarpas.com – Salah satu kunci pencegahan stunting pada masyarakat adalah pola hidup bersih dan sehat. Hal tersebut bisa dilakukan mulai dari ekosistem terkecil pada masyarakat yaitu keluarga. Pola hidup bersih dan sehat dapat diwujudkan dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah, mulai dari toilet, dapur, kamar tidur, serta seluruh area rumah agar tetap higienis.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Pasuruan, Drs. H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional ke 29 Kota Pasuruan dengan tema “Ayo Cegah Stunting, Agar Keluarga Bebas Stunting” yang diselenggarakan di Gedung Gradika Kota Pasuruan.

Gus Ipul yang hadir bersama istri, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf, yang juga ketua TP PKK Kota Pasuruan berpesan bahwa pencegahan stunting menjadi tanggung jawab bersama. Ujung tombak dalam percepatan penanganan stunting menurut Gus Ipul adalah mulai dari keluarga masing-masing.


“Kita mulai dari keluarga masing masing. Untuk mencegah stunting kita perlu menjaga kebersihan mulai dari rumah kita. Toilet kita harus higienis. Juga dapur kita yang menjadi awal mula apa yang kita makan juga harus bersih dan sehat,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul juga menyebut bahwa Pemerintah Kota Pasuruan telah merancang beberapa program khusus untuk pembinaan keluarga. Program tersebut dirancang karena sejatinya kesejahteraan masyarakat berangkat keluarga yang sejahtera.

Penguatan peran kader PKK dalam ikut mensukseskan program Pemkot Pasuruan, khususnya dalam mensosialisasikan delapan fungsi keluarga, menurut Gus Ipul juga memiliki pengaruh yang besar.


“Saya ingin PKK juga menjadi garda terdepan dalam membantu mewujudkan program-Perkuat penyuluhan, dengan peran yang Anda miliki terus sosialisasikan pengetahuan tentang pembinaan keluarga,” himbau Gus Ipul.

Pada kesempatan tersebut Gus Ipul juga menyerahkan secara simbolis sertifikat siap nikah dan siap hamil kepada beberapa pasangan yang akan menikah pada bulan ini. Sertifikat yang diterbitkan oleh BKKBN melalui aplikasi Elsimil ini diberikan kepada calon pengantin dan remaja agar lebih memahami pentingnya pencegahan stunting pada anak.


“Ini merupakan inovasi yang bagus dari pemerintah agar pasangan yang akan menikah memang benar benar siap dan sesuai dengan kriteria ideal,” terang Gus Ipul.


Pada kesempatan yang sama juga dikukuhkan duta penurunan stunting Kota Pasuruan dari empat Kecamatan oleh Ketua TP PKK Kota Pasuruan. Peran duta penurunan stunting tersebut adalah untuk menjadi motor penggerak percepatan penurunan angka stunting di Kota Pasuruan mengingat pada tahun 2022 Kota Pasuruan ditetapkan menjadi salah satu lokus stunting nasional. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Bunda PAUD Kota Pasuruan Dorong Pendidik Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan dan Bermakna

8 September 2026 - 12:32

Trending di Berita Pasuruan