Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 19 Des 2019

Pemerintah Daerah Bali Siap Tingkatkan Expor dan Tekan Impor


Pemerintah Daerah Bali Siap Tingkatkan Expor dan Tekan Impor Perbesar

Penulis : Wanti
Editor : Sukiswanti

Bali, Kabarpas. com- Berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo, agar pemerintahan Pusat maupun Daerah berkonsentrasi untuk menekan impor dan meningkat ekspor sebagai upaya mengurangi defisit neraca perdagangan. Selaras dengan hal tersebut, maka Pemerintah Provinsi Bali juga harus berupaya meningkakan ekspor sehingga kebijakan untuk memberikan petani fokus pada hasil panennya sejalan dengan pasar yang ada.

Untuk itu, diharapkan Pemerintah Provinsi Bali yang menjadi leading sektor dari kegiatan ekspor baik peternakan maupun pertanian atau perdagangan agar memfasilitasi setiap pengusaha Bali yang ingin melakukan ekspor. Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat menghadiri acara Pelepasan Eksport Day Old Chicken (DOC), Produk Peternakan Pangan ke Timor Leste serta Beberapa Produk Peternakan Non Pangan Ke Beberapa Negara Bagian, di Wantilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Bali, Kamis (19/12).

“Tolong bagi dinas terkait yang menjadi leading sektor baik itu dari dinas peternakan, perijinan dan karantina, mari jangan persulit ijin ekspor para petani kita. Sebaliknya kita harus mempermudah mereka untuk melakukan ekspor asalkan sudah sesuai dengan prosedur, silahkan lanjutkan. Tolong jangan ada lagi budaya mempersulit, mari kita gencarkan ekspor produk petani kita, ” tegas Dewa Indra dihadapan para eksportir Bali.

Pihaknya mengapresiasi kepada para eksportir yang telah bersedia untuk meningkatkan ekspornya. Ia berharap disamping peningkatan kwantitas ekspor juga harus diselarasakan dengan peningkatan kualitas ekspor sehingga produk-produk yang datang dari Bali berkualitas baik dan hal tersebut nantinya akan menjadi nilai jual yang baik bagi keberlanjutkan ekspor di Bali.

Untuk itu, ia berharap akan semakin banyak muncul para pengusaha Bali yang berniat untuk memperluas pasarnya hingga keluar negeri dan diharapkan pula para eksportir tidak hanya berfokus pada satu negara melaikan memperluas jejaring dengan negara lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melaporkan bahwa realisasi dan rencana ekspor perdana produk peternakan berupa DOC dan produk pangan yang dilakukan tahun 2019 bernilai 355.972 USD. Dengan rincian; 1. Ekspro DOC ke Timor Leste senilai 13.398 USD; 2. Ekspor Ayam Utuh, Boneless dan Olahan Ayam senilai 342.573 USD.

Disamping ke Timor Leste, ia menjelaskan bahwa ekspor produk peternakan dari Bali berupa hatching Egg GP Boiler, GP Layer dan Heatchinh EGG PS Boiler ke Negara Myanmar senilai 2.279.615 USD .

Selain ekspor produk peternakan DOC dan Pangan, juga dilakukan ekspor produk peternakan nom pangan ke beberapa negara Eropa, Amerika, Amerika Latin, Australia dan Asia. Ia berharap kedepan para eksportir akan memperlias jejaring ekspor sehingga produk-produk dari para petani akan terserap dengan baik.

Artikel ini telah dibaca 70 kali

Baca Lainnya

One School One Event di TBM Jadi Ruang Ekspresi dan Pelestarian Budaya Generasi Muda

23 September 2026 - 11:10

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

22 September 2026 - 08:49

Guru MI di Jember Diduga Nikahi Wali Murid Secara Siri, Prosesi Pernikahan Dipersoalkan

22 September 2026 - 08:45

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Datangi Polres Jember, Kuasa Hukum Yusuf Tagih Tindak Lanjut Rekomendasi Polda Jatim soal Laporan Dugaan Pemalsuan 

21 September 2026 - 15:37

Trending di KABAR NUSANTARA