Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 13 Des 2025

Pemprov Jatim Apresiasi Halaqah Santri Digital 2025 


Pemprov Jatim Apresiasi Halaqah Santri Digital 2025  Perbesar

​Surabaya, Kabarpas.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengapresiasi atas terselenggaranya Halaqah Santri Digital 2025 yang digelar oleh Dunia Santri Community (DSC), di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, pada Jumat hingga Sabtu (12-13/12/2025).

Mengusung tema “Menguatkan Komunikasi Publik Pesantren di Era Digital”, acara ini diikuti oleh setidaknya 93 peserta yang tidak hanya berasal dari Jawa Timur, namun juga dari berbagai daerah di luar pulau Jawa.

​Acara yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, ADPIM Jatim, Sakti, dan Pesantren ID ini menjadi momentum strategis bagi komunitas pesantren untuk memperkuat narasi positif di ruang digital.

“Dunia Santri Community ini anggotanya ribuan, followers juga banyak di Instagram, anggotanya juga banyak yang ada di luar negeri. Ini adalah kearifan Jawa Timur yang harus kita rawat, yaitu santri dan pesantren,” ungkap ​Kepala Bagian MKP Setda Jawa Timur, Zainal Muttaqin dalam sambutannya, seraya menyampaikan terima kasih atas kesempatan untuk bekerjasama.

Hal ​senada disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jawa Timur, Pulung Chausar, menyambut baik kerjasama tersebut dan berharap sinergi ini tidak berhenti di Halaqah 2025. Ia juga menyoroti tantangan digitalisasi yang kerap disalahgunakan.

​”Saya berharap ke depan ini bukan yang terakhir. Jarang sekali (video viral yang dipotong-potong) yang konfirmasi. Silahkan saat ini kita bersinergi dan berkolaborasi dengan semua untuk menjaga kondusifitas Jawa Timur,” tegas Pulung.

​Founder Dunia Santri Community, Dr. Abdulloh Hamid (Gus Hamid), mengungkapkan bahwa komunitas ini lahir dari keresahan akan realitas, di mana potensi besar santri harus diperkuat melalui jaringan yang kokoh.

​”Hari ini sebagai ikhtiar membangun bagaimana pola komunikasi yang bagus dari pondok pesantren,” ujar Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.

​Gus Hamid menekankan semangat perjuangan pesantrennya, mengutip nasihat Kiai Saifudin Zuhri: “Dari pesantren aku datang, dan untuk cita-cita pesantren aku berjuang.” Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan acara di Surabaya adalah penegasan posisi Jawa Timur. “Ruhnya Jawa Timur adalah Pesantren, dan Pesantren adalah Jawa Timur,” terangnya.

​Sebelumnya, Halaqah Santri Digital 2025 dibuka dengan Seminar Narasi Kebudayaan dan Strategi Media Mainstream dengan menghadirkan narasumber ternama, Ning Khilma Anis dan Ning Imaz Fatimatuz Zahro. Acara dilanjutkan dengan Seminar Sejarah, Literasi, dan Penyiaran Digital, serta diakhiri dengan Workshop dan Capacity Building pada Sabtu (13/12/25) pagi

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah

8 Mei 2026 - 21:08

Polres Jember Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Solar Subsidi

8 Mei 2026 - 08:26

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

Rumah Salon Rias Pengantin di Pasuruan Ludes Terbakar

8 Mei 2026 - 05:20

Trending di Berita Pasuruan