Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 24 Jun 2025

Peringati HAN 2025 Bupati Fawait Tekankan Pendidikan Akhlak untuk Anak Usia Dini


Peringati HAN 2025 Bupati Fawait Tekankan Pendidikan Akhlak untuk Anak Usia Dini Perbesar

Selasa, 24 Juni 2025 – 10.25 | 1324 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Gebyar Tari 7 Kebiasaan Anak Indonesia yang diikuti 4500 anak siswa TK dan Paud menandai dibukanya peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025 di alun-alun Jember Nusantara.

Dalam sambutannya Bupati Jember Gus Fawait, memberikan apresiasi kepada IGTKI kabupaten Jember yang sangat antusias dengan melibatkan ribuan anak dalam perayaan HAN 2025.

”Perjuangan para guru luar biasa, mengajar dan mendidik anak – anak calon pemimpin masa depan, salah satu program prioritas kami selain kesehatan juga pendidikan,” ucapnya.

Fawait menekankan, bahwa pendidikan paling penting ilmu utama adalah akhlak, di negara maju anak masuk TK maupun Paud di ajarkan akhlak dan kemandirian yang ditanamkan mulai dari usia dini bagaimana menghormati orang tua dan guru.

Dalam momen tersebut bupati meminta dukungan dan doa untuk memajukan dunia pendidikan di Jember.

“Kami mendapatkan laporan ada 1500 sekolah yang rusak ini menjadi PR bersama, saya mohon do’a dalam momentum ini dalam 5 tahun kedepan. Bisa membawa dunia pendidikan Jember untuk berjaya kembali,” ungkapnya.

“Kalau ada keluhan apapun terkait proses belajar dan mengajar, orang tua tidak perlu khawatir silahkan kirim ke wadul Gus’e, selama ini secara cepat kami selesaikan ada ribuan yang masuk Wadul Gus’e Alhamdulillah 75 persen terselesaikan,” imbuhnya.

Pada momen itu Bupat Fawait berpesan kepada guru-guru dan orang tua agar memanfaatkan program unggulan bidang kesehatan, UHC.

“Kalau ada didik kita sakit jangan dibiarkan, sekarang berobat sudah gratis dengan sistem UHC prioritas. Seluruh warga ber KTP Jember bisa menikmati pelayanan kesehatan gratis, di seluruh Puskesmas dan rumah sakit Indonesia. Kalau ada yang bayar tidak usah takut rumah sakit dan puskesmas mana kirim ke Wadul Gus’e,” paparnya.

Sementara Ketua IGTKI Jember Endang Suprihatin mengatakan, negara saat ini menggalakkan Tari 7 Kebiasaan Anak Indonesia merupakan sebuah tarian bangun pagi beribadah, berolahraga, makanan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.

“Kebiasaan positif itu kami gambarkan melalui gerakan indah tarian, namun gerakan ini tidak bisa berhasil tanpa dukungan wali murid. Sejatinya anak – anak itu waktunya lebih banyak di rumah, sehingga kami perlu melaksanakan kegiatan parenting,” ujarnya.

Tari anyar tersebut akan menjadi kegiatan rutin di jenjang pendidikan dini yang akan dimotori oleh Bunda Paud Desa Kelurahan, Bunda Paud kecamatan hingga tingkat kabupaten. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Sidak Indomaret & Swalayan di Kota Pasuruan, Disperindag Temukan Kemasan Rusak dan Gudang Tak Sesuai Standar

3 Juli 2026 - 14:04

Pengusaha Indonesia Perkuat Kolaborasi Energi Hijau pada Asia Sustainable Energy Week 2026 di Bangkok

3 Juli 2026 - 13:59

Novita Hardini: Pembekuan Saldo Seller TikTok Shop Bukti Negara Gagal Lindungi UMKM Digital

3 Juli 2026 - 06:48

Antisipasi Kebocoran Anggaran Belanja, DPRD dan Pemkab Pasuruan Godok Standar Harga Barang

2 Juli 2026 - 18:42

Posisi Berkendara yang Benar, Kunci Jago Cari_Aman Biar Happy

2 Juli 2026 - 17:27

Kemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak, Garda Terdepan Kampus Bahagia Tanpa Kekerasan

2 Juli 2026 - 17:22

Trending di KABAR NUSANTARA