Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 8 Jul 2021

Polres Probolinggo Pastikan Stok O2 Aman


					Polres Probolinggo Pastikan Stok O2 Aman Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com  –  Permintaan Oksigen (O2) di Probolinggo meningkat tajam, pihak Polres Probolinggo meninjau langsung Filling Station Samator di Dringu. Sampai saat ini, dipastikan stok  oksigen aman dan mampu menyuplai sebagian wilayah tapal kuda Jawa Timur.

Kapolres  Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi menjelaskan terkait meningkatnya permintaan oksigen, pihaknya telah mendatangi 2 stasuin pengisian Oksigen di antaranya di Paiton dan Dringu.  Masyarakat  diimbau agar tidak latah dan panik. Stok oksigen untuk rumah sakit di wilayahnya, dipastikan aman.

“Tidak perlu panik, stok oksigen aman. Yang penting masyarakat patuhi PPKM Darurat ini,” ujar Arsya kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo.

Arsya, berharap pada masyarakat agar senantiasa disiplin protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan, memakai dua lapis masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas di luar. Jika tidak dalam keadaan darurat. 

“Stok oksigen aman, masyarakat tetap melaksanakan 5M,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun pengisian Samator Dringu, Donny Priambodo menyebut, pihaknya memastikan stok oksigen aman. “Kadang liquidnya datang malam, tidak sampai dua hari sudah habis,” katanya.

Setiap harinya, lanjut Donny. Stasiun pengisian oksigen di jalan raya Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo bisa mencapai sekitar 472 tabung gas. Pengisian ratusan tabung itu, normalnya hanya delapan jam sehari. Namun sejak gelombang penularan covid-19 kembali meningkat, permintaan oksigen untuk rumah sakit, juga meningkat.

Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai seratus persen. Dari kuota pengisian setiap harinya. Akibatnya, jam operasional stasiun pengisian di jalur pantura Probolinggo itupun bertambah. Dari semula hanya sekitar delapan jam. Kini bisa sampai 14 jam.

Sejauh ini, Samator sendiri sudah menerapkan koneksi data sistematis. Melalui kontrol yang ada di stasiun pengisian Dringu, bisa diketahui, rumah sakit mana yang mengalami kekurangan stok. Sehingga pihaknya bisa segera mengirim persediaan oksigen.

“Peningkatan permintaan itu, memang bisa dipenuhi dengan baik. Namun kadang, pihaknya kekurangan tabung oksigen. Lantaran rumah sakit yang kehabisan stok oksigen, menumpuk tabung kosong. Tidak segera dikirim kembali ke stasiun pengisian,” pungkasnya. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Disiapkan Jadi Penggerak Sosial dan Ekonomi Digital

24 Oktober 2026 - 16:41

Kembangkan Jurnalis Berkualitas, PWI Probolinggo Raya Gelar UKW Angkatan LX

24 Oktober 2026 - 07:10

DPUPR Kabupaten Probolinggo Perkuat Penyelenggaraan Pengawasan Jasa Konstruksi

22 Oktober 2026 - 23:03

DPRD Kabupaten Probolinggo Gelar Paripurna Laporan Pansus Empat Raperda Inisiatif

21 Oktober 2026 - 19:45

Pemkab Probolinggo dan RS Graha Sehat Teken Perpanjangan Perjanjian Kerjasama POKAK

20 Oktober 2026 - 06:43

DPRD Kabupaten Probolinggo Soroti Kuota Naker Lokal hingga Perlindungan Petani

19 Oktober 2026 - 20:49

Trending di Kabar Probolinggo