Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 2 Agu 2018

PT PP Beri Santunan Korban Meninggal Akibat Tertimpa Scaffolding


PT PP Beri Santunan Korban Meninggal Akibat Tertimpa Scaffolding Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Agus Harianto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Kepala Humas (Ka Humas) PT Pembangunan Perumahan (PP) Pandaan – Malang, Kusminto Supriadi menjelaskan, insiden yang menimpa Wahyudi, pekerja harian lepas dalam proyel tol Pandaan – Malang murni karena ketidaksengajaan.

Ia menjelaskan, apa yang dilakukan Wahyudi di proyek tol Dusun Purwo KM 10.300 areal Stasiun Sengon, Rabu (1/8/2018) siang sudah sesuai dengan prosedur dan memenuhi Standart Operating Procedure (SOP) yang ada.

“Tapi itu bukan sedang dalam proses pengerjaan pembangunan Proyek Tol Pandaan – Malang. Pengerjaan sudah selesai, makanya korban memang mau melepaskan scaffolding itu,” katanya dalam siaran pers, Kamis (02/8/2018) pagi.

Saat itu, korban sedang melepaskan pengait scaffolding yang terdiri dari tiga susun. Saat berhasil melepaskan pengaitnya, korban turun dari Scaffolding.

“Apesnya saat turun, dia terpeleset dan jatuh. Scaffolding yang sudah dilepaskan sebelumnya jatuh dan menimpa korban,” urainya

Kusminto bersama segenap jajaran PT PP Pandaan – Malang ikut berduka cita atas insiden ini. Ia secara pribadi, ataupun secara perusahan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban.

Selama ini, kata dia, korban bekerja dengan status pekerja harian lepas. Selama di pekerjaan, korban dikenal sebagai sosok yang pekerja keras dan disiplin dalam bekerja.

“Kami ikut berduka sedalam – dalamnya. Kami akan bertanggung jawab meski korban hanya berstatus sebagai tenaga harian lepas,” jelasnya.

Ia mengaku, pihaknya sudah memberikan santunan dan bantuan untuk keluarga yang ditinggalkan. Apa yang dilakukan perusahaannya ini merupakan bentuk kepedulian.

Kusminto menegaskan, pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Pandaan – Malang ini mengedepankan profesionalitas. Artinya, semua pekerja diminta dan dituntut untuk mengutamakan keselamatan dalam bekerja.

“Jadi kami memang sudah sering sampaikan dan himbau kepada rekan – rekan pekerja di lapangan untuk selalu hati – hati dan utamakan keselamatan dalam bekerja. Utamakan safety, jangan sembrono dan selalu bekerja sesuai dengan SOPnya,” paparnya.

Kusminto sangat berharap semoga kejadian yang dialami Wahyudi ini merupakan kejadian pertama dan terakhir di sini. “Semoga tidak ada kejadian lagi, dan kami mohon doa agar Proyek nasional ini bisa segera jadi dan bisa segera digunakan, agar memberikan manfaat untuk masyarakat luas,” tutupnya.  (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Kiprah Siswa SMK Negeri 1 Pasuruan, Diterima di Kampus Negeri hingga Perusahaan Ternama

14 Mei 2026 - 08:26

Kota Pasuruan Masuk 3 Besar Kota Ramah Lansia

13 Mei 2026 - 15:02

Musnahkan Barang Bukti 86 Perkara, Kejari Kabupaten Pasuruan “Sapu Bersih” Narkotika hingga Miras

13 Mei 2026 - 14:53

Wujudkan Lansia SMART, Bunda Ani Adi Wibowo Tinjau ‘Selantang’ di Bugul Lor

12 Mei 2026 - 19:20

DPRD Kabupaten Pasuruan Berkomitmen Lindungi Hak Pedagang di Pasar Hewan

12 Mei 2026 - 09:44

Mas Adi Resmi Lantik Lucky Danardono Jadi Sekda Kota Pasuruan

12 Mei 2026 - 09:13

Trending di Berita Pasuruan