Reporter : Joko Santoso
Editor : Agus Harianto
Pasuruan, Kabarpas.com – Puluhan warga di Perum Kraton Harmoni, Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan mengalami keracunan massal. Penyebabnya, diduga mereka usai memakan konsumsi dalam acara yasinan yang ada di wilayah setempat.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com, pada Kamis (08/02/2018) lalu, para warga yang mengalami keracunan itu usai mengikuti kegiatan yasinan di rumah salah seorang warga setempat bernama Yudi.
Nah, keesokan harinya yaitu pada hari Jumat (09/02/2018) kemarin, beberapa orang warga yang usai mengikuti yasinan itu mengeluhkan bahwa perut mereka mual-mual dan kepalanya pusing.
Usut punya usut, para warga yang mengalami keracunan itu usai makan konsumsi yang disuguhkan oleh pihak shohibul bait (tuan rumah). Di antaranya yaitu meliputi lontong petis, lupis, dan cenil.
Mendapati kabar adanya warga yang mengalami keracunan, petugas dari Puskesmas Kraton pun langsung mendatangi rumah warga yang mengalami keracunan tersebut. Sehingga mereka harus dirujuk ke RSUD.
Data yang diperoleh Kabarpas.com diketahui, ada 27 orang yang mengalami keracunan dan diminta untuk menjalani perawatan di RSUD.
Rinciannya, 11 orang melakukan opname di RSUD Bangil, 1 orang opname di RSUD dr Soedarsono Kota Pasuruan dan 15 orang hanya diminta untuk rawat jalan.
Bahkan, setelah dicek oleh petugas RSUD, diketahui jika para warga itu mengalami keracunan oleh bakteri. Sementara, Kapolsek Kraton, AKP Masroni saat dikonfirmasi membenarkan adanya kabar tersebut.
“Iya benar, ada puluhab warga Perum Kraton Harmoni yang mengalami keracunan. Dan anggota saya sudah mengecek. Saat ini ada 11 orang diantaranya masih diopname di RSUD Bangil,” pungkasnya. (jok/gus).

















