Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 13 Nov 2023

Ratusan Buruh Pabrik Nestle di Pasuruan Gelar Demonstrasi


					Ratusan Buruh Pabrik Nestle di Pasuruan Gelar Demonstrasi Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Ratusan buruh menggelar aksi demo di pabrik Nestle, di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (13/11/2023).

Buruh yang tergabung dalam berbagai aliansi ini menilai PT Nestle Indonesia Kejayan Factory telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PKH) secara sepihak.

Sekitar 300 lebih anggota serikat buruh menggeruduk pabrik susu Nestle Kejayan sejak pagi pukul 08.30 WIB. Demo dilakukan dua organisasi serikat buruh, yakni Serikat Buruh Nestle Indonesia Kejayan (SBNIK) dan Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM).

Mereka meneriakkan lantang orasi penolakan PHK kepada ratusan buruk yang dinilai dilakukan secara sepihak oleh manajemen pabrik Nestle Kejayan.

Mereka juga membawa sejumlah poster protes bertuliskan “Nestle Indonesia Stop Killing Jobs and Destroying Livelihoods Respect Human Rights” (Nestle Indonesia, Berhentilah Memangkas Pekerjaan dan Menghancurkan Mata Pencaharian, Hormatilah Hak Asasi Manusia), Save Our Jobs (Selamatkan Pekerjaan Kami), hingga Selamatkan Pekerjaan di Nestle.
Ahmad Fauzi, korlap aksi dari SBNIK, mengatakan bahwa ada sebanyak 126 buruh yang di-PHK oleh PT Nestle Indonesia Kejayan Factory.

PHK ini dinilai sepihak karena menurutnya tidak ada negosiasi sebelumnya dengan para buruh.

“Jadi dari perusahaan mem-PHK karyawan, anggota kita, 126 orang atas nama buruh kita inginnya tidak jadi ada PHK,” ujar Fauzi.

Fauzi menyebut bahwa PHK harusnya dilakukan melalui mekanisme voluntary atau sukarela. Namun, para buruh anggota SBNIK yang di PHK ini, dia sebut tidak diajak berdiskusi dan negosiasi, sehingga terkesan dipaksa.

“Harusnya tanpa paksaan tapi sukarela, kalau temen-temen tidak mau ya jangan dipaksa PHK, ” imbuhnya.

disampaikan Sigit Nugroho, Plt Sekretaris Umum (Sekkum) FSBMM Wilayah Timur.
Menurut Sigit, menyayangkan prosws PHK ratusan karyawan pabrik susu Nestle Kejayan yang dinilai secara sepihak.

Apalagi menurutnya, selama 35 tahun sejak pabrik Nestle Kejayan berdiri, baru kali ini terjadi pemberitahuan efisiensi secara mendadak.

“Jadi mulai mungkin seminggu lalu itu, secara bertahap 126 buruh itu dikasih surat pembebastugasan dari kewajiban bekerja, tanpa ada komunikasi lebih dulu, ngobrol-ngobrol dulu dengan serikat buruh,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak manajemen pabrik PT Nestle Indonesia Kejayan Factory belum memberikan tanggapan terkait tudingan PHK sepihak tersebut. Sejumlah perwakilan aliansi buruh pabrik juga tengah melakukan mediasi dengan pihak manajemen pabrik olahan susu tersebut.

Artikel ini telah dibaca 31,869 kali

Baca Lainnya

LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT

4 November 2026 - 18:48

Baznas Kabupaten Probolinggo dan Baznas Jatim Kolaborasi Perbaiki Dua Rutilahu

4 November 2026 - 18:42

Kasus Hamalatul Qur’an, Atalia Minta Prosedur Penggerebekan Tak Abaikan Perlindungan Santriwati

4 November 2026 - 18:24

Yusril Jamin Hak Listyo Sigit Terpenuhi, Proses Penyadapan Berjalan dalam Koridor Hukum

4 November 2026 - 18:22

Kesepakatan Akuisisi Saham 2016 Berujung Sengketa Kebun, Ayah dan Anak Dilaporkan ke Polisi

3 November 2026 - 10:38

Sekjen PBNU Gus Gudfan Apresiasi Ketegasan Kapolri Evaluasi Kapolres Sukoharjo

3 November 2026 - 06:39

Trending di KABAR NUSANTARA