Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 11 Okt 2025

Sakit Tak Jadi Halangan, Guru Ngaji Lansia di Antirogo Terima Insentif Langsung di Rumah


Sakit Tak Jadi Halangan, Guru Ngaji Lansia di Antirogo Terima Insentif Langsung di Rumah Perbesar

Sabtu, 11 Oktober 2025 – 12.58 | 1322 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Penyaluran honorarium bagi guru ngaji di wilayah perkotaan Jember menunjukkan sebuah sisi humanis. Sabtu (11/10/2025), Pemerintah Kabupaten Jember mencairkan insentif bagi para guru ngaji di tiga kecamatan kota meliputi Sumbersari, Kaliwates, dan Patrang. Salah satu momen berkesan terjadi di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, ketika Lurah Teguh Tri Laksono bersama petugas Bank Jatim mengantarkan langsung honorarium ke rumah salah satu penerima, Siti Asiyah, yang tengah sakit.

Di Kelurahan Antirogo sendiri, tercatat ada 59 guru ngaji yang menerima insentif sebesar Rp1,5 juta per orang. Namun, dari seluruh penerima tersebut, hanya Siti Asiyah (78) yang tidak dapat hadir ke balai kelurahan karena kondisi kesehatannya menurun.

Mengetahui hal itu, Lurah Teguh berinisiatif untuk mengantarkan langsung hak Siti Asiyah ke rumahnya sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Siti Asiyah adalah salah satu guru ngaji yang sudah lama mengabdikan diri di lingkungan Antirogo. Karena kondisinya sedang sakit, kami bersama petugas Bank Jatim langsung mengantar honorarium ke rumah beliau,” ujarnya.

Saat tiba di kediaman Siti Asiyah, kondisi perempuan kelahiran 1947 itu tampak lemah. Pihak keluarga menyampaikan kepada Lurah Teguh bahwa Siti mengalami penurunan kesehatan setelah kehilangan anaknya beberapa waktu lalu. “Keluarga menyampaikan bahwa beliau sedang ngedrop karena banyak pikiran pasca kehilangan anaknya,” imbuh Teguh dengan trenyuh.

Meski dalam kondisi terbatas, Siti Asiyah tampak terharu menerima kunjungan dan perhatian dari pemerintah kelurahan. Ucapan terima kasih tak henti ia sampaikan kepada rombongan yang datang. Baginya, honorarium sebesar Rp1,5 juta bukan hanya bentuk bantuan finansial, tetapi juga pengakuan atas dedikasinya selama puluhan tahun mengajar ngaji anak-anak di lingkungan sekitar.

Langkah yang dilakukan Kelurahan Antirogo ini sejalan dengan visi Bupati Jember Gus Fawait yang menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan publik yang lebih manusiawi, cepat, dan menyentuh langsung masyarakat.

“Bapak bupati selalu menekankan agar pelayanan pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih. Apa yang kami lakukan hari ini merupakan bagian dari semangat itu,” ungkapnya.

Momen sederhana ini menjadi protet nyata bahwa pelayanan prima kepada masyarakat benar-benar dimobilisasi dengan baik oleh Pemkab Jember mulai dari jajaran atas sampai ke tingkat bawah. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah

8 Mei 2026 - 21:08

Polres Jember Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Solar Subsidi

8 Mei 2026 - 08:26

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

Rumah Salon Rias Pengantin di Pasuruan Ludes Terbakar

8 Mei 2026 - 05:20

Trending di Berita Pasuruan