Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 6 Jan 2026

Sambil Gowes, Ning Ita Meninjau Langsung Proyek Pembangunan Kota


Sambil Gowes, Ning Ita Meninjau Langsung Proyek Pembangunan Kota Perbesar

Mojokerto, Kabarpas.com – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memanfaatkan kegiatan bersepeda pagi untuk meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan fisik, sekaligus kondisi lingkungan di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkukon, Selasa (6/1/2026).

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menyampaikan bahwa gowes yang dilakukan tidak hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga memastikan kesinambungan pembangunan, termasuk perencanaan proyek tahun 2026 dan seterusnya.

Turut mendampingi Ning Ita, Kepala Dinas PUPRPERAKIM, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas KOMINFO, Kepala DPMPTSP, Kabag Umum, serta camat, dan lurah setempat.

“Kita sengaja berolahraga gowes sambil melihat hasil pekerjaan proyek di tahun 2025. Kita tahu, pada tahun 2025 waktu pengerjaan proyek fisik sangat terbatas sehingga masih banyak yang harus dituntaskan di tahun berikutnya. Sekaligus, kita juga mengecek rencana pekerjaan proyek yang akan berjalan di tahun 2026,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah usulan masyarakat menjadi perhatian, terutama terkait peningkatan aksesibilitas yang menghubungkan wilayah Kota Mojokerto dengan Kabupaten Mojokerto. Selain itu, penguatan sarana dan prasarana olahraga juga menjadi fokus, mengingat tingginya pemanfaatan fasilitas tersebut oleh atlet lokal.

“Ke depannya, terkait beberapa usulan masyarakat seperti aksesibilitas yang menjadi penghubung antara wilayah kota dan wilayah Kabupaten Mojokerto, kemudian sarana dan prasarana olahraga di lingkungan yang mendukung potensi pengembangan olahraga. Hal ini karena banyak sekali atlet-atlet dari wilayah Kota Mojokerto dan sekitarnya yang memanfaatkan sarana dan prasarana tersebut,” jelasnya.

Dalam peninjauan ini, Ning Ita juga menyoroti persoalan kebersihan di kawasan perbatasan, khususnya antara Kelurahan Blooto dan wilayah Kabupaten Mojokerto. Ia menyebut masih ditemukan sampah yang tercecer di sepanjang jalan akibat rendahnya kesadaran sebagian masyarakat.

“Pengelolaan sampah di Kota Mojokerto sebenarnya sudah tertata. Tantangannya ada pada kesadaran bersama, terutama di wilayah perbatasan,” tuturnya.
Ia berharap upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat menjadi tanggung jawab bersama lintas wilayah, seiring pembangunan kota yang terus berkelanjutan. (Har/Ian).

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Fawait Dorong Peran Guru Ngaji dalam Penguatan Karakter Warga Jember

28 Juni 2026 - 16:21

PDI Perjuangan Trenggalek Gelar Pendidikan Politik dan Pembekalan ‘Public Speaking’ Kader Perempuan

28 Juni 2026 - 14:39

Membangun Ekosistem Bisnis, Menguatkan UMKM Jawa Timur: Babak Baru Mie Mapan di Usia Ke-34

28 Juni 2026 - 13:43

Banyuwangi BerStylo Bersama Satukan 200 Pengguna New Honda Stylo 160

28 Juni 2026 - 12:28

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Setelah Lima Tahun Bergulir, Raperda PPLH Inisiatif DPRD Jember Akhirnya Disahkan Jadi Perda

28 Juni 2026 - 09:14

Trending di KABAR NUSANTARA