Sabtu, 20 September 2025 – 00.38 | 2112 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Ribuan, atau bahkan puluhan ribu masyarakat memadati Jember Sport Garden (JSG) pada Jumat malam (19/9/2025). Lampu-lampu menyala gemerlap, lantunan ayat suci menggema, dan suasana khidmat berpadu dengan rasa haru serta bangga. Di tempat inilah, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur ditutup dengan megah, sekaligus menorehkan catatan apik bagi Kabupaten Jember.
Bukan sekadar sukses menjadi tuan rumah, Jember berhasil mengukuhkan diri sebagai penyelenggara MTQ terbaik sepanjang sejarah perhelatan di Jawa Timur, bahkan disebut-sebut melebihi standar nasional.
Apresiasi tersebut datang langsung dari Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Umum LPTQ Jawa Timur, Adhy Karyono pada malam penutupan itu.
“Tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi MTQ ke-31 ini tercatat sebagai yang terbaik yang pernah digelar,” ucapnya.
Lebih membanggakan lagi, kafilah Jember menunjukkan lonjakan prestasi luar biasa. Dari posisi ke-10 pada perhelatan sebelumnya, kali ini Jember naik ke peringkat 3 besar.
“Luar biasa, belum genap setahun memimpin, Bupati Jember sudah mengantarkan daerahnya menjadi juara ketiga. Kalau dua tahun lagi, bukan tidak mungkin Jember bisa merebut juara pertama,” ujarnya optimis.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya MTQ ini. Baginya, gelaran akbar ini bukan semata acara, melainkan persembahan masyarakat Jember yang menjunjung tinggi kecintaan pada Al-Qur’an dan para ulama.
“Testimoni dari Ibu Gubernur, Pak Sekda, hingga para kiai menyebutkan MTQ tahun ini adalah yang terbesar dalam sejarah Jawa Timur. Semua ini kami persembahkan untuk Al-Qur’an, untuk para kiai, nyai, dan ulama,” ungkapnya.
Sebagai kabupaten dengan pondok pesantren terbanyak di Jawa Timur, Jember memang memiliki semangat santri yang kuat. Tak heran, setiap momentum bernuansa keagamaan selalu disambut dengan antusiasme tinggi. Bupati Fawait memastikan para kafilah Jember yang berprestasi akan mendapatkan beasiswa kuliah, sebagai bentuk perhatian sekaligus motivasi untuk terus mengharumkan nama daerah.
MTQ XXXI di Jember tak hanya meninggalkan catatan prestasi, tetapi juga impresi yang mendalam : penyelenggaraan yang rapi, tanpa kendala, penuh khidmat, sekaligus meriah. Masyarakat Jember kini berdiri dengan kepala tegak, mereka mampu menjadi tuan rumah terbaik sekaligus pemain penting dalam peta prestasi MTQ Jawa Timur.
Ketika kembang api menutup langit malam Jember, itu adalah pesta kemenangan, bukan hanya bagi para juara, tetapi bagi seluruh masyarakat Jember yang berhasil mempersembahkan wajah baru MTQ Jawa Timur.
Bendera kini bergulir ke Tulungagung, tuan rumah MTQ XXXII pada 2027 mendatang. Wilayah dari Karisidenan Kediri ini sudah selayaknya berguru ke Jember sebagai penyelenggara terbaik perlombaan membaca Al-Qur’an. (dan/ian).

















