Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo ยท 24 Jul 2021

Terjebak Api, Pemilik Toko Peracangan di Probolinggo Tewas Terbakar


					Terjebak Api, Pemilik Toko Peracangan di Probolinggo Tewas Terbakar Perbesar

Probolinggo, kabarpas.com –  Musmiati (50) pemilik toko peracangan asal Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo tewas di tempat kejadian akibat toko peracangan miliknya terbakar. Ibu 3 anak ini nyawanya tidak tertolong karena terjebak api dan tidak bisa keluar. 

Informasi yang berhasil dihimpun Kabarpas.com di TKP, kebakaran ini berawal saat korban menanak nasi, sambil menuang bensin ke botol untuk dijual eceran. Sabtu (24/7/2021).

Ketika menuang bensin dari jerigen ke botol, naas saat itu terjadi percikan  api dari kompor, dan menyambar bensin. Tak ayal api cepat membesar sehingga membakar korban beserta toko miliknya.

Suami korban Sulam, dan tetangganya mengetahui ada kebakaran langsung berusaha menolongnya. Namun, kesulitan karena api terus membesar.

Kapolsek Maron Iptu Samiran, saat dikonfirmasi membenarkan, dan anggota Polsek Maron sudah mendatangi TKP untuk membantu proses pemadaman.

“Begitu mendapat laporan, Polsek Maron bersama 3 pilar langsung ke TKP membantu warga memadamkan api, setelah api berhasil padam   segera menolong korban namun sayang nyawanya tak terselamatkan. Untuk kepentingan penyelidikan kita lakukan olah Tempat Kejadian Perkara terkait musibah ini,” ujar Samiran.

Samiran menambahkan, korban mengalami luka bakar serius  dan nyawanya tidak terselamatkan. Hasil olah TKP, penyebab kematian korban adalah kebakaran. 

“Keluarga korban menyadari kematiannya murni kecelakaan dan menolak dilakukan otopsi. Setelah membuat pernyataan korban langsung diserahkan ke keluarga duka untuk dilakukan proses pemakaman,” tambahnya.

Di TKP Polisi mengamankan pecahan botol bensin, pecahan Hardplek, dan sisa triplek yang terbakar untuk dijadikan barang bukti. Diimbau kepada masyarakat hendaknya berhati –  hati bila beraktifitas, mengingat sekarang lagi musim kemarau dan angin Gending. 

“Llebih berhati-hati saat berhubungan dengan benda mudah terbakar, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi mengingat sekarang musim kemarau dan angin Gending,” tutupnya. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Disiapkan Jadi Penggerak Sosial dan Ekonomi Digital

24 Oktober 2026 - 16:41

Kembangkan Jurnalis Berkualitas, PWI Probolinggo Raya Gelar UKW Angkatan LX

24 Oktober 2026 - 07:10

DPUPR Kabupaten Probolinggo Perkuat Penyelenggaraan Pengawasan Jasa Konstruksi

22 Oktober 2026 - 23:03

DPRD Kabupaten Probolinggo Gelar Paripurna Laporan Pansus Empat Raperda Inisiatif

21 Oktober 2026 - 19:45

Pemkab Probolinggo dan RS Graha Sehat Teken Perpanjangan Perjanjian Kerjasama POKAK

20 Oktober 2026 - 06:43

DPRD Kabupaten Probolinggo Soroti Kuota Naker Lokal hingga Perlindungan Petani

19 Oktober 2026 - 20:49

Trending di Kabar Probolinggo