Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 10 Sep 2025

Tunaikan Janji Kampanye, Gus Fawait Cairkan Honor Guru Ngaji Plus Perlindungan BPJS TK


Tunaikan Janji Kampanye, Gus Fawait Cairkan Honor Guru Ngaji Plus Perlindungan BPJS TK Perbesar

Rabu, 10 September 2025 – 13.21 | 2439 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat telah merealisasikan pencairan honorarium kepada guru ngaji, modin, dan guru agama non muslim. Pencairan honor sebesar Rp1,5 juta perorang itu dilaksanakan secara serentak di seluruh desa di 23 kecamatan pada Rabu (10/9/2025).

Selain ada kenaikan nominal, kuota penerima honorarium pada tahun ini menjadi yang terbanyak yang diberikan oleh seorang Bupati Jember. Terlebih bagi Gus Fawait, pencairan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa ia benar-benar berupaya menunaikan janjinya semasa kampanye lalu.

Kabag Kesra Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin mengatakan tahun 2025 menjadi tahun dengan kuota penerima honorarium terbanyak yaitu 22 ribu orang.

“Tahun ini terbanyak selama program ini dijalankan, sebelumnya tahun 2019 itu hanya 19 ribuan orang,” ucapnya di sela-sela penyaluran honor di Desa Yosorati Kecamatan Sumberbaru.

Kepedulian dan perhatian Bupati Fawait kepada guru ngaji sangat besar. Bahkan kata Hafid, bupati menginstruksikan penyaluran honor harus dilakukan secara terhormat.

Pada pemerintahan sebelumnya, guru ngaji dan modin harus rela mengantre panjang di bank bersama ratusan orang lainnya demi mendapatkan honor.

Di era Bupati Fawait, para pendidik agama harus dimuliakan dalam menerima haknya. Tidak perlu jauh lagi ke kota, cukup datang ke kantor desa setempat.

“Honorarium harus diberikan secara terhormat, dalam artian jangan sampai guru ngaji antre panjang di bank. Tahun ini penyerahan honor dilakukan di masing-masing desa, sehingga guru ngaji tidak perlu jauh-jauh lagi ke kota,” kata Hafid.

Pada tahap satu hari ini, dari 31 kecamatan, baru 23 kecamatan yang melaksanakan penyaluran honorarium dengan jumlah penerima sekitar 15.175 orang. Dengan rincian ; guru agama non muslim 191 orang, guru ngaji 14.718 orang, dan modin 266 orang.

Sementara delapan kecamatan lainnya masih dalam proses dan dipastikan dapat tuntas dalam minggu ini.

Hafid menjelaskan, para guru agama dan modin tidak hanya mendapat honor dari pemerintah. Pemkab Jember juga mengikutsertakan mereka dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk mengcover iuran bulanan sebesar Rp16.800 perbulan. Langkah ini, sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan kematian.

Ali Muhdor, salah seorang guru ngaji mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penerimaan honorarium tahun ini. Pria yang mengajar di beberapa pesantren ini mengaku sudah empat kali menerima honor sejak bupati sebelumnya.

“Saya sudah menerima insentif mulai bupati sebelumnya. Pernah Rp 600 ribu, Rp1.200 ribu, dan sekarang di zaman Gus Fawait lebih banyak lagi, Rp1.500 ribu.

Terima kasih sebanyak-banyaknya, ini sangat bermanfaat dan membantu masyarakat lebih-lebih bagi guru ngaji di desa,” ucapnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Tingkatkan Kenyamanan Akademik, FDIKOM UIN Jakarta Hadirkan Fasilitas Common Room 

8 Mei 2026 - 22:28

PLN Masuk Afdeling Trate, 101 Sambungan Baru Resmi Menyala di Kebun Kalisanen Kotta Blater

8 Mei 2026 - 21:10

Pansus III DPRD Trenggalek Kebut Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Ponpes dan Madrasah

8 Mei 2026 - 21:08

Polres Jember Tetapkan Sopir Truk Jadi Tersangka Kasus Solar Subsidi

8 Mei 2026 - 08:26

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

Rumah Salon Rias Pengantin di Pasuruan Ludes Terbakar

8 Mei 2026 - 05:20

Trending di Berita Pasuruan