Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 1 Agu 2025

Wali Kota Pasuruan Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Diharapkan Jadi Solusi Putus Rantai Kemiskinan


Wali Kota Pasuruan Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Diharapkan Jadi Solusi Putus Rantai Kemiskinan Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Menengah Pertama 28 Kota Pasuruan pada Jumat (1/8/25) yang digelar di SD Kandang Sapi 2. Dalam sambutannya, Mas Adi menyampaikan harapan besar terhadap keberadaan Sekolah Rakyat sebagai upaya nyata memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Kita punya harapan besar. Dari proses awalnya, semua sudah dipersiapkan dengan baik, dimulai dari verifikasi calon siswa. Harapannya tepat sasaran sesuai dengan target dan tujuan Sekolah Rakyat ini dibuat,” ujar Mas Adi.

Ia juga menjelaskan bahwa Kota Pasuruan menjadi salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang memulai tahap kedua pelaksanaan Sekolah Rakyat tahap 1B, bersama Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Lebak di Banten. Hal ini menjadi bukti bahwa program prioritas nasional ini mampu diimplementasikan secara konkret dan menyentuh masyarakat langsung terutama di Kota Pasuruan.

“Anak-anak yang bersekolah di sini akan dibimbing dan dijamin oleh negara, agar bisa menjadi anak yang pintar dan menggapai cita-citanya. Orang tua harus ikhlas, karena ini semua demi masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Saat ini, Sekolah Rakyat Menengah Pertama 28 Kota Pasuruan telah menerima 50 siswa rombongan belajar di kelas 7. Semua siswa diasramakan penuh selama 24 jam. Wali Kota menyebut, ke depan akan dibangun gedung baru yang memungkinkan jenjang pendidikan dari SD hingga SMA tersedia secara lengkap di bawah program Sekolah Rakyat.

Mas Adi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program ini.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Dengan keterlibatan semua pihak, insyaAllah anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa memiliki masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

Mas Adi berharap Sekolah Rakyat menjadi tonggak penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menjangkau anak-anak dari keluarga miskin.

“Kita ingin semua anak punya peluang yang sama untuk bermimpi dan meraih prestasi. Jangan ada lagi anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi,” tegas Mas Adi

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bappelitbangda, serta para orang tua siswa yang mendampingi putra-putrinya mengikuti kegiatan awal di sekolah tersebut. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 46 kali

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Grab Indonesia, Dorong Ahli Waris Naik Kelas Menjadi Wirausaha

26 Juni 2026 - 16:22

Bicara di LYS 4.0 Kemenpora, Ike Suharjo Beberkan 4 Kunci Sukses Pemimpin Muda Berbasis Empati dan Data

26 Juni 2026 - 11:17

Kapolres Jombang Pimpin Sertijab Rotasi Kasat Reskrim dan Sejumlah Kapolsek Jajaran

26 Juni 2026 - 09:56

Banyuwangi BerStylo Bersama, Ajak Pecinta Skutik Stylish Honda Tampil Seru dan Kompak

26 Juni 2026 - 08:15

Liburan Seru Tanpa Khawatir, Pelajar Diajak Jago Cari_Aman di Jalan dan Belajar di MPM Safety Riding Center

26 Juni 2026 - 08:09

Wali Kota Sambut Kunjungan Peserta PKN Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 LAN RI

26 Juni 2026 - 08:04

Trending di KABAR NUSANTARA