Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 30 Sep 2025

Warga Keluhkan Limbah Plastik Cemari Irigasi Persawahan Sumberjaya


Warga Keluhkan Limbah Plastik Cemari Irigasi Persawahan Sumberjaya Perbesar

​Gondanglegi, Kabarpas.com – Warga di dua Rukun Tetangga (RT) di Desa Sumberjaya, Kecamatan Gondanglegi, menyuarakan kekecewaan mendalam atas dugaan pencemaran limbah plastik yang mencemari saluran irigasi persawahan mereka. Keluhan ini dilaporkan tak mendapat respons memadai dari pihak desa.

​Warga di RT.10 dan RT.12 Desa Sumberjaya melaporkan bahwa irigasi yang selama ini menjadi sumber air vital bagi pertanian mereka kini dipenuhi serbuk dan kotoran limbah plastik. Kondisi diperparah dengan munculnya bau tidak sedap yang menyengat, membuat lingkungan permukiman dan persawahan menjadi tidak nyaman. Serbuk plastik yang kotor terlihat jelas menggenangi irigasi dan sistem drainase di area tersebut.

​”Airnya sekarang kotor, ada serbuk-serbuk plastik. Baunya juga tidak enak. Bagaimana petani mau tanam kalau airnya sudah tercemar begini?” ujar salah satu warga RT.10 yang enggan disebutkan namanya.

​Ini bukanlah kali pertama warga menyuarakan keluhan terkait dugaan pencemaran dari aktivitas di sekitar desa. Diketahui, sebelumnya beberapa warga sempat melakukan aksi protes terkait masalah serupa, yang kala itu berfokus pada suara bising mesin dan bau tidak sedap yang mengganggu ketenangan dan kesehatan lingkungan.

​Namun, menurut pengakuan warga, aksi dan keluhan yang telah disampaikan berulang kali tersebut tampaknya diabaikan oleh Pemerintah Desa Sumberjaya. Kurangnya tindak lanjut atau mediasi dari pihak desa telah memicu frustrasi dan anggapan bahwa pemerintah desa ‘tutup mata’ terhadap kesulitan yang dihadapi warganya sendiri.

​Warga berharap agar Pemerintah Desa Sumberjaya dan pihak-pihak terkait segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan pencemaran limbah plastik ini. Mereka menuntut pemulihan kondisi irigasi dan drainase agar aktivitas pertanian dan kualitas hidup masyarakat dapat kembali normal.

Artikel ini telah dibaca 204 kali

Baca Lainnya

Beli Kebun Apel Pakai Duit Pungli PTSL, Kades Wonosari dan Dua Pengurus Pokmas Dijebloskan ke Rutan

15 Juli 2026 - 06:59

Liga Remaja Trenggalek 2026 Digelar, Askab Siap Jaring Talenta Muda Berbakat

14 Juli 2026 - 13:18

MPM Honda Jatim Ajak Komunitas KFI Tunjukkan Kreativitas Lewat New Honda Vario Evo 160 Snap Evolution Photo Contest

14 Juli 2026 - 12:35

Lokakarya Mini Lintas Sektoral Sukses Digelar di Pasuruan

14 Juli 2026 - 05:56

Setelah Bertahun-tahun Kekurangan Air, Petani Jenggawah Kini Sambut Pembangunan Irigasi 

14 Juli 2026 - 05:34

Ketika Nakes Datang ke Rumah, Tiami Tak Lagi Harus Memikirkan Perjalanan yang Mustahil

14 Juli 2026 - 05:31

Trending di KABAR NUSANTARA