Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 7 Jan 2019

Wujudkan Berdakwah Lewat Karya, Ini yang Dilakukan PKPT IPNU-IPPNU UNUJA Paiton


					Wujudkan Berdakwah Lewat Karya, Ini yang Dilakukan PKPT IPNU-IPPNU UNUJA Paiton Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton Kabupaten Probolinggo resmi meluncurkan Buletin Al-Ijtihat.

Buletin Al-Ijtihat ini merupakan upaya yang dilakukan demi mewujudkan PKPT IPNU-IPPNU UNUJA Paiton berdakwah lewat karya.

“Jika ingin dikenal dunia maka menulislah,” kata Ketua Lembaga Pers PKPT IPNU UNUJA Paiton Zainur Rahman.

Setelah terbentuknya dan masuknya ke dalam dunia kampus, PKPT IPNU-IPPNU UNUJA mulai menunjukkan eksistensinya dengan menjadi mahasiswa agen of chang.

“Hal ini dibuktikan dengan menerapkan 3M (Membaca, Menulis dan Musyawaroh) mahasiswa. Kini setelah membaca dan musyawaroh yang menjadi rutinitas PKPT IPNU-IPPNU UNUJA mulai melangkah ketahap selanjutnya yaitu menulis,” jelasnya.

Menurut Zainur Rahman, PKPT IPNU-IPPNU UNUJA siap berkhidmad dan berdakwah untuk membentengi mahasiswa dari paham-paham radikalisme yang mana sasaran utamanya adalah mahasiswa. Buletin ini tidak lain untuk mewadahi para mahasiswa didalam karya, baik ilmiah maupun pendapat mahasiswa tentang dunia kampus saat ini.

“Terbitnya buletin Al-Ijtihad ini adalah untuk menjadi landasan bagi mahasiswa yang tidak begitu mengetahui tentang bahanyanya paham radikal serta informasi terkini, dikarenakan buletin ini selalu mengikuti barita terupdate, sehingga dari karya-karya rekan dan rekanita. Dari hasil membaca dan musyawarah itulah IPNU IPPNU bisa memberikan pandangan dan informasi-informasi terkini terhadap mereka atas paham-paham dan berita-berita yang dapat menghancurkan para penerus Nahdlatul Ulama kedepannya,” tegasnya.

Zainur Rahman menambahkan PKPT IPNU-IPPNU UNUJA yang memiliki target untuk bisa melindungi mereka yang mudah terhasut dan terhanyut kedalam paham dan isu-isu yang tidak benar bisa tersampaikan lewat karya bagi mereka yang suka membaca.

“Karena buku-buku yang diserap mahasiswa tentu tidak selamanya baik. Mereka yang didasari rasa keingin tahuan dan dalam hal mencari jatidiri tentunya ingin melampaui diri mereka yang dulu. Oleh karena itu PKPT IPNU-IPPNU UNUJA mencoba melindungi mereka lewat karya setelah pengkaderan dan pengayoman,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 87 kali

Baca Lainnya

Kesepakatan Akuisisi Saham 2016 Berujung Sengketa Kebun, Ayah dan Anak Dilaporkan ke Polisi

3 November 2026 - 10:38

Sekjen PBNU Gus Gudfan Apresiasi Ketegasan Kapolri Evaluasi Kapolres Sukoharjo

3 November 2026 - 06:39

Rumah Anyaman Bambu, Tiga Anak, dan Perjuangan Sunani Bertahan Hidup 

2 November 2026 - 18:31

Kapolres Jombang Bentuk Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Pencegahan Bullying dan Kenakalan Remaja

2 November 2026 - 13:17

Hadirkan 13.000 Anggota, Apel Sholawat Akbar Bakal Jadi Puncak Milad ke-7 LSN di Jember

1 November 2026 - 21:19

Muscab IKAPMII Jember Tetapkan Hairul Syapril Sholeh sebagai Ketua Umum 

31 Oktober 2026 - 22:06

Trending di KABAR NUSANTARA