Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 27 Nov 2025

Sumbangsih Guru dalam Penurunan Kasus TBC di Indonesia


Sumbangsih Guru dalam Penurunan Kasus TBC di Indonesia Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Peringatan Hari Guru Nasional pada 25 November menjadi momentum ajakan kolaborasi bagi para pendidik untuk berperan lebih luas dalam upaya pengendalian tuberkulosis (TBC) di lingkungan pendidikan. Ajakan tersebut disampaikan oleh Dr. dr. Ni Njoman Juliasih, M.Kes, Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Ciputra Surabaya sekaligus Ketua Dharma Wanita Persatuan RSD dr. Soebandi Jember.

Indonesia masih berada pada peringkat kedua dunia terkait jumlah kasus TBC. Di tengah upaya pemerintah menekan angka penularan, rendahnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan masih menjadi tantangan besar, termasuk di kelompok usia sekolah. Sebagian pasien kesulitan mengakses fasilitas kesehatan untuk mengambil obat, ada yang bergumul dengan efek samping, sementara lainnya terkendala biaya dan jarak.

Juliasih menilai bahwa kondisi tersebut menempatkan guru sebagai figur strategis yang dapat membantu mengawal keberhasilan terapi para siswa. Ia menjelaskan bahwa sekolah merupakan lingkungan di mana anak menghabiskan sebagian besar waktunya, sementara guru menjadi sosok yang dekat, dipercaya, dan mampu memberikan dukungan emosional maupun pengawasan sederhana.

Dalam pernyataannya, ia menekankan tiga peran utama guru dalam pencegahan dan pengendalian TBC di sekolah. Mulai dari mendukung kepatuhan minum obat, memantau kelengkapan imunisasi, serta memberikan edukasi dasar mengenai kesehatan paru dan pencegahan penularan.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Guru Nasional tidak hanya berhenti pada penghormatan terhadap jasa pendidik, tetapi juga menjadi pengingat bahwa guru memiliki posisi penting dalam menjaga kesehatan generasi muda. Menurutnya, keterlibatan guru dapat membantu memastikan siswa penderita TBC tidak menghentikan pengobatan dan tetap mendapatkan dukungan selama menjalani terapi.

Juliasih mengajak seluruh guru di Indonesia untuk bergerak bersama dalam memperkuat peran sekolah sebagai bagian dari jejaring penanggulangan TBC.

Peringatan Hari Guru Nasional, kata Juliasih, seharusnya menjadi pijakan baru untuk memperluas kiprah pendidik bukan hanya dalam akademik, tetapi juga dalam kesehatan masyarakat.

“Terima kasih atas dedikasi seluruh Guru Indonesia,” ujarnya menutup ajakan tersebut dalam rangkaian peringatan Hari Guru Nasional. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 279 kali

Baca Lainnya

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Caping Gunung Road to Prigen Coffee Fest 2026: Momentum Penguat Ekosistem Kopi Pasuruan Menuju Ajang Utama

22 September 2026 - 08:58

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

22 September 2026 - 08:49

Guru MI di Jember Diduga Nikahi Wali Murid Secara Siri, Prosesi Pernikahan Dipersoalkan

22 September 2026 - 08:45

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Datangi Polres Jember, Kuasa Hukum Yusuf Tagih Tindak Lanjut Rekomendasi Polda Jatim soal Laporan Dugaan Pemalsuan 

21 September 2026 - 15:37

Trending di KABAR NUSANTARA