Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 21 Des 2025

Peran Strategis PAUD Al-Qur’an dalam Menyiapkan Pemimpin Masa Depan


Peran Strategis PAUD Al-Qur’an dalam Menyiapkan Pemimpin Masa Depan Perbesar

Bekasi, Kabarpas.com – Melalui Direktorat Pesantren Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Qur’an memegang peran strategis dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan bangsa. Penanaman nilai-nilai Al-Qur’an sejak usia dini diyakini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter, akhlak, dan kepemimpinan generasi muda Indonesia, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Basnang Said saat memberikan sambutan pada festival qur’an PAUDQU di Pesantren Nurul Azhar. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi Subdirektorat Madrasah Diniyah dan Pendidikan Al-Qur’an (MDTPQ) bersama Ikatan Pendidik Pendidikan Al-Qur’an Indonesia (IPPAQI).

Menurut Direktur PD Pontren, PAUD Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengenalan baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang strategis pembentukan karakter anak sejak usia emas (golden age). Pada fase inilah nilai-nilai dasar seperti kedisiplinan, keteladanan, kecintaan terhadap agama, serta kepekaan sosial mulai tumbuh dan tertanam kuat.

“PAUD Al-Qur’an memiliki posisi yang sangat strategis karena di sinilah fondasi karakter anak dibangun. Fokus utamanya bukan semata pada ketepatan bacaan, tetapi bagaimana menanamkan rasa cinta dan kedekatan anak dengan Al-Qur’an sejak dini,” ujar Basnang (18/12/2025).

Ia menambahkan bahwa aspek teknis seperti tajwid, fashahah, dan tahsin akan berkembang seiring dengan proses belajar anak. Namun, tanpa kecintaan terhadap Al-Qur’an, proses tersebut akan kehilangan ruh dan makna.

Berdasarkan Data PAUDQU Tahun 2025, saat ini tercatat sebanyak 3.400 lembaga PAUD Al-Qur’an yang aktif di berbagai wilayah Indonesia. Lembaga-lembaga tersebut didukung oleh sekitar 4.200 ustadz dan ustadzah, serta membina tidak kurang dari 64.000 santri. Data ini menunjukkan bahwa PAUD Al-Qur’an telah menjadi kekuatan besar dalam sistem pendidikan keagamaan nasional, sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

Subdit MDTPQ bersama IPPAQI juga menyelenggarakan Festival Al-Qur’an PAUDQU sebagai ruang ekspresi, apresiasi, dan pengembangan potensi santri sejak usia dini. Festival ini menjadi wadah pembelajaran yang tidak hanya menekankan kompetisi, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, kecintaan, dan kebanggaan anak terhadap Al-Qur’an.

Festival Al-Qur’an PAUDQU tersebut diikuti oleh peserta dari 5 provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten. Total peserta berasal dari 16 kabupaten/kota, melibatkan 185 lembaga, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.000 santri. Cakupan perlombaan yang diikuti oleh santri ada berbagai lomba: lomba mewarnai, lomba adzan, dan lomba hafalah surah pendek.

Direktur PD Pontren menegaskan bahwa anak-anak yang saat ini belajar di PAUD Al-Qur’an merupakan generasi penerus yang kelak akan mengambil peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan beragama.

“Merekalah yang nantinya akan menjadi pengganti-pengganti kita. Di usia sekitar 24 tahun, mereka sudah menyelesaikan studi sarjana, dan pada saat yang sama diharapkan mampu menjadi pengajar Al-Qur’an serta pemimpin yang membawa nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran Al-Qur’an yang kreatif, menyenangkan, dan sesuai dengan dunia anak. Pengenalan seni baca Al-Qur’an sejak dini, menurutnya, dapat menjadi pintu masuk efektif untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an.

“Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi dilafalkan dengan keindahan. Melalui seni baca Al-Qur’an, anak-anak belajar menikmati, mencintai, dan akhirnya memahami Al-Qur’an dengan hati yang gembira,” tambahnya.

Pelaksanaan Festival Al-Qur’an PAUDQU ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai mitra strategis. Sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program PAUDQU. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

MPM Honda Hadirkan LAKI CODE, Padukan Kreativitas, Modifikasi dan Night Ride di Malang

19 September 2026 - 22:50

Rajin Kejar Pajak, Camat dan Lurah Jember Dijanjikan Promosi

19 September 2026 - 22:47

PAD Jember Tumbuh Tertinggi di Jatim, Wajib Pajak Taat Diganjar Penghargaan

19 September 2026 - 22:43

ISPA Meningkat, Pemkab Jember Ingatkan Warga Waspadai Gejala Influenza 

19 September 2026 - 15:03

Sembilan Hari Terombang-ambing, Tiga ABK Baliman Ditemukan Nelayan Puger

18 September 2026 - 20:29

Trending di KABAR NUSANTARA