Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 11 Apr 2026

Bangun Kawasan Kuliner, Pemkab Jember Hentikan Proyek Saat Ibadah Berlangsung


Bangun Kawasan Kuliner, Pemkab Jember Hentikan Proyek Saat Ibadah Berlangsung Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember mulai menggenjot pembangunan kawasan Street Food di Jalan Kartini, Kecamatan Kaliwates. Proyek ini tidak hanya ditargetkan rampung tepat waktu, tetapi juga dijalankan dengan mempertimbangkan kondisi sosial di sekitar lokasi.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jember, Arif Liyantono mengatakan pengaturan waktu menjadi kunci utama dalam pengerjaan proyek tersebut. Hal ini karena lokasi pembangunan berada dekat dengan tempat ibadah.

“Kami berkomitmen pembangunan ini tetap menghormati aktivitas sosial keagamaan. Karena itu, jadwal pekerjaan menyesuaikan dengan kegiatan gereja setempat,” kata Arif, Jumat (10/4/2026).

Untuk mempercepat progres, Dinas PUPR menerapkan sistem kerja dua shift. Namun, aktivitas konstruksi, terutama penggunaan alat berat, akan dihentikan sementara saat berlangsung kegiatan ibadah.

Menurut Arif, koordinasi intensif terus dilakukan dengan pengurus gereja guna menyinkronkan jadwal mingguan. Langkah ini dilakukan agar proses pembangunan tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

“Pengawas proyek juga rutin berkomunikasi agar tidak terjadi benturan jadwal,” ujarnya.

Pemkab Jember menargetkan kawasan street food ini menjadi ruang publik baru yang lebih tertata sekaligus pusat kuliner bagi masyarakat. Selain menampung pedagang kaki lima, kawasan tersebut diharapkan mampu menarik kunjungan warga maupun wisatawan.

“Tujuan akhirnya menciptakan tempat yang nyaman bagi pedagang dan pembeli,” kata Arif.

Saat ini, progres pembangunan terus dipantau secara berkala. Pemerintah daerah memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga hingga tahap akhir, sembari mengejar target penyelesaian tanpa mengabaikan kondusivitas lingkungan sekitar. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

23 September 2026 - 07:28

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Caping Gunung Road to Prigen Coffee Fest 2026: Momentum Penguat Ekosistem Kopi Pasuruan Menuju Ajang Utama

22 September 2026 - 08:58

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

22 September 2026 - 08:49

Guru MI di Jember Diduga Nikahi Wali Murid Secara Siri, Prosesi Pernikahan Dipersoalkan

22 September 2026 - 08:45

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Trending di KABAR NUSANTARA