Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 15 Apr 2026

Gema Sadhana Akan Gelar Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia


Gema Sadhana Akan Gelar Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Kawasan Monumen Nasional (Monas) akan menjadi saksi bisu sebuah gerakan spiritual lintas keyakinan. Sayap organisasi Partai Gerindra, Gema Sadhana, bersiap menyelenggarakan perhelatan bertajuk “Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia” pada Sabtu (18/04/2026) mendatang.

​Inisiatif ini lahir dari rasa keprihatinan terhadap tensi global yang kian memanas. Ketua Umum Gema Sadhana, A.S. Kobalen, menegaskan bahwa di tengah situasi dunia yang tidak menentu, kekuatan spiritual diharapkan mampu menjadi penyejuk.

​”Kami berupaya memberikan sumbangsih nyata bagi negara melalui kekuatan doa kolektif. Ini adalah bentuk pengabdian kami sebagai anak bangsa,” ujar Kobalen dalam keterangannya, Rabu (15/4).

​Kegiatan ini mencatatkan sejarah baru dengan melibatkan kolaborasi masif dari 30 organisasi lintas sektor. Hal yang paling menonjol adalah kehadiran perwakilan dari enam agama resmi serta aliran kepercayaan.

​Ketujuh unsur spiritual ini akan berdoa berdampingan dengan cara masing-masing dalam satu panggung yang sama. Kobalen mengklaim bahwa momentum penyatuan seluruh elemen kepercayaan ini kemungkinan besar adalah yang pertama kalinya terjadi di dunia. Acara ini diprediksi akan dihadiri oleh 3.000 hingga 5.000 peserta.

“Untuk ​tamu VVIP direncanakan hadir Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tokoh FKUB, serta Duta Besar dari India dan Sri Lanka,” terangnya kepada Kabarpas.com.

​Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah keterlibatan seorang tokoh spiritual asal India yang baru saja menyelesaikan tapa bisu selama 1.000 hari. Ia dijadwalkan memimpin sesi silent prayer (doa hening) bersama seorang biksu terkemuka.

Ia lantas ​mengutip pesan patriotik John F. Kennedy tentang kontribusi warga negara, Kobalen meyakini bahwa persatuan spiritual ini akan memancarkan energi positif yang luas.

​”Kami mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir. Mari kita tunjukkan bahwa dari jantung Jakarta, kita bisa mengirimkan pesan kasih dan kedamaian untuk seluruh dunia,” pungkasnya. (ajo/ian).

Artikel ini telah dibaca 62 kali

Baca Lainnya

Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

23 September 2026 - 07:28

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Caping Gunung Road to Prigen Coffee Fest 2026: Momentum Penguat Ekosistem Kopi Pasuruan Menuju Ajang Utama

22 September 2026 - 08:58

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

22 September 2026 - 08:49

Guru MI di Jember Diduga Nikahi Wali Murid Secara Siri, Prosesi Pernikahan Dipersoalkan

22 September 2026 - 08:45

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Trending di KABAR NUSANTARA