Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 16 Apr 2026

MBG Serap Tenaga Kerja Lokal, Ibu Rumah Tangga hingga Janda Kini Punya Penghasilan


MBG Serap Tenaga Kerja Lokal, Ibu Rumah Tangga hingga Janda Kini Punya Penghasilan Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga, khususnya kelompok yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah melibatkan banyak tenaga kerja dari kalangan masyarakat lokal.

“Rata-rata yang bekerja sebelumnya tidak memiliki pekerjaan, seperti ibu rumah tangga, ada juga janda. Sekarang mereka bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada penurunan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini otomatis akan menurunkan pengangguran, meningkatkan pendapatan, dan ujungnya adalah pengentasan kemiskinan,” tegas Fawait.

Data dari BGN menunjukkan, setiap satu unit SPPG melibatkan sekitar 47 tenaga kerja atau relawan dalam operasionalnya. Dengan 207 SPPG yang telah berjalan di Jember, jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai ribuan orang.

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, komponen tenaga kerja menjadi bagian penting dalam skema anggaran MBG, di mana sekitar 20 persen dana digunakan untuk operasional, termasuk pembayaran tenaga kerja.

“Program ini memang dirancang tidak hanya untuk penerima manfaat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi, termasuk penciptaan lapangan kerja,” jelasnya.

Selain membuka lapangan kerja, MBG juga dinilai memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam program nasional, sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Pemkab Jember sendiri berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat, baik dari sisi gizi maupun kesejahteraan ekonomi.

Dengan target penambahan SPPG hingga 400 unit, potensi penyerapan tenaga kerja di Jember diperkirakan masih akan terus meningkat dalam waktu dekat. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

23 September 2026 - 07:28

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Caping Gunung Road to Prigen Coffee Fest 2026: Momentum Penguat Ekosistem Kopi Pasuruan Menuju Ajang Utama

22 September 2026 - 08:58

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

22 September 2026 - 08:49

Guru MI di Jember Diduga Nikahi Wali Murid Secara Siri, Prosesi Pernikahan Dipersoalkan

22 September 2026 - 08:45

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Trending di KABAR NUSANTARA