Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 15 Mei 2026

PPPK Jember Sebut Perhatian Pemkab terhadap Guru Lebih Baik dari Daerah Lain 


PPPK Jember Sebut Perhatian Pemkab terhadap Guru Lebih Baik dari Daerah Lain  Perbesar

Jumat, 15 Mei 2026 – 19.33 | 672 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Perbaikan sistem penggajian dan pencairan sertifikasi guru PPPK di Kabupaten Jember mulai dirasakan para tenaga pendidik. Kondisi itu diakui langsung oleh Ketua Persatuan Penggerak ASN PPPK Jember, Trio Saputra yang menilai kebijakan Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait lebih berpihak pada kesejahteraan guru.

 

Trio mengatakan perhatian pemerintah daerah terhadap guru PPPK di Jember dinilai lebih baik dibanding sejumlah daerah lain. Menurutnya, kebijakan yang dijalankan memberi dampak nyata, terutama terkait kelancaran pembayaran gaji dan tunjangan sertifikasi.

 

“Untuk kebijakan ASN PPPK itu sudah bagus daripada kabupaten lain. Beliau sangat concern terhadap pendidikan,” ungkapnya.

 

Guru SD Yosorati 05 Sumberbaru itu menyebut ada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperjuangkan hak-hak guru PPPK di Jember.

 

Ia menilai meski tunjangan sertifikasi menjadi kewenangan pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap aktif melakukan koordinasi agar pencairannya berjalan lancar.

 

“Walaupun tunjangan itu ranah pusat, pemerintah daerah di bawah Gus Fawait terus mendorong. Jadi ada sinergi luar biasa antara pusat dan daerah,” ujarnya.

 

Trio merupakan salah satu guru yang telah menjalani pengabdian panjang sebelum diangkat menjadi ASN PPPK. Ia mengaku pernah menjadi tenaga honorer selama 14 tahun sebelum akhirnya lolos dalam formasi guru PPPK 2024.

 

Dirinya juga termasuk bagian dari 728 guru PPPK yang menerima surat keputusan (SK) pengangkatan secara simbolis dari Bupati Jember di kawasan wisata Watu Ulo.

 

Menurut Trio, saat ini sistem penggajian dan sertifikasi bagi guru PPPK penuh waktu golongan 9 sudah berjalan lebih tertib dan langsung masuk ke rekening masing-masing guru.

 

“Alhamdulillah sekarang penggajian dan sertifikasi sudah lancar. Itu sangat membantu teman-teman guru PPPK,” katanya.

 

Meski demikian, ia berharap pemerintah tetap memperjuangkan nasib guru PPPK paruh waktu agar ke depan bisa diangkat menjadi PPPK penuh waktu.

 

Selain itu, Trio juga mendorong adanya kebijakan yang membuka peluang perubahan status guru PPPK menjadi pegawai negeri sipil (PNS) berdasarkan masa kerja dan pengabdian.

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Gus Bupati. Kami siap mengawal kebijakan agar semakin pro terhadap kesejahteraan PPPK di Jember,” ujarnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

23 September 2026 - 07:28

Pedagang Pasar Tanjung Jember Berdamai di Pendopo, Skema Usulan Gus Fawait Disetujui

22 September 2026 - 16:52

Pedagang Pasar Tanjung Jember Terbelah, Gus Fawait Satukan Mereka di Pendopo

22 September 2026 - 16:34

Caping Gunung Road to Prigen Coffee Fest 2026: Momentum Penguat Ekosistem Kopi Pasuruan Menuju Ajang Utama

22 September 2026 - 08:58

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

22 September 2026 - 08:49

Guru MI di Jember Diduga Nikahi Wali Murid Secara Siri, Prosesi Pernikahan Dipersoalkan

22 September 2026 - 08:45

Trending di KABAR NUSANTARA