Pasuruan, Kabarpas.com – Suasana di Pasar Hewan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan mendadak gempar. Seekor sapi kurban milik pedagang setempat lepas dan mengamuk hingga masuk ke area minimarket dan jalan raya.
Sapi yang diduga mengalami stres tersebut sempat memicu kepanikan warga dan pengguna jalan karena berlari tak tentu arah.
Peristiwa bermula saat sapi tersebut sedang diturunkan atau ditambatkan di area Pasar Hewan Sukorejo. Diduga karena kaget melihat ramainya kondisi pasar, sapi tersebut tiba-tiba meronta dan berusaha melepaskan diri dari ikatan tali.
Akibat amukannya di dalam pasar, sejumlah sepeda motor yang tengah terparkir dilaporkan roboh akibat tertabrak.
Karena semakin panik dengan kejaran warga, sapi tersebut berlari keluar kompleks pasar dan masuk ke area parkir sebuah minimarket Indomaret yang berada di dekat lokasi. Warga dan para pedagang pun langsung berlarian mengejar hewan berbobot besar tersebut.
Aksi kejar-kejaran tak berhenti di situ. Sapi tersebut kemudian nekat berlari ke tengah jalan raya utama yang menghubungkan jalur Bangil menuju Sukorejo. Situasi sempat tegang karena jalur tersebut merupakan urat nadi lalu lintas yang cukup padat.
Beruntung, sapi tersebut segera berbelok ke arah kiri jalan sehingga tidak sampai menabrak pengendara yang melintas atau menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Namun, kepanikan kembali terjadi saat sapi tersebut berlari menuju ke pemukiman warga dan mengarah ke sebuah rumah yang kebetulan sedang menggelar acara hajatan.
Melihat risiko kerusakan yang besar, warga sekitar bersama para pedagang langsung mengepung sapi tersebut. Petugas dan warga bergerak cepat menangkapnya sebelum sempat merusak tenda atau dekorasi hajatan.
Untuk menenangkan hewan yang sedang stres tersebut, warga berinisiatif membungkus bagian kepala sapi menggunakan karung sak. Cara ini terbukti ampuh membuat sapi lebih tenang, hingga akhirnya berhasil dievakuasi kembali ke atas truk.
Pemilik sapi, Yusuf Hasyim, mengonfirmasi bahwa sapinya tersebut memang baru pertama kali dibawa keluar dari kandang.
”Sapi diduga stres karena baru pertama kali keluar dari kandang dan kaget melihat keramaian pasar,” ujar Yusuf.
Meski sempat menimbulkan kehebohan dan membuat repot banyak orang, Yusuf menambahkan bahwa setelah situasi kondusif, sapi tersebut kini sudah langsung laku terjual kepada pembeli lainm. (ajo/ian).

















