Pasuruan, Kabarpas.com – Wakil Wali Kota Pasuruan, H. Muhammad Nawawi, S.Kom, MM (Mas Nawawi), menghadiri pelantikan pengurus PBSI Kota Pasuruan Masa Bhakti 2025–2029 yang digelar di Mie SS Pasuruan, Sabtu (13/6).
Dalam acara tersebut, sejumlah pengurus resmi diambil sumpahnya untuk menjalankan amanah organisasi selama empat tahun ke depan. Adapun Sulis Edy Wibisono, S.S., M.M. terpilih sebagai Ketua PBSI Kota Pasuruan Masa Bhakti 2025–2029.
Dalam sambutannya, Mas Nawawi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik serta berharap pengurus mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, khususnya dalam pembinaan atlet bulu tangkis di Kota Pasuruan.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Pasuruan mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus. Semoga setelah dilantik dapat memaknai tugas sebagai cabang olahraga dan mampu melaksanakan pembinaan terhadap atlet-atlet yang ada di Kota Pasuruan,” ujarnya.
Mas Nawawi menegaskan bahwa keberadaan organisasi olahraga memiliki peran strategis di tengah era digitalisasi yang semakin mempengaruhi pola hidup masyarakat, terutama generasi muda.
Menurutnya, PBSI harus mampu menghadirkan program-program yang tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap karakter dan perilaku generasi muda.
“Di tengah derasnya arus digitalisasi yang mampu mengubah pola hidup masyarakat, khususnya generasi muda, saya berharap PBSI Kota Pasuruan mampu menghadirkan strategi dan program yang membumi serta berdampak positif bagi generasi muda,” katanya.
Selain fokus pada pembinaan atlet, Mas Nawawi juga mendorong PBSI untuk memperkuat sistem organisasi dengan menyusun regulasi yang baik serta mencetak wasit-wasit profesional yang memiliki sertifikasi.
“Tugas cabang olahraga bukan hanya pembinaan atlet, tetapi juga harus mampu menyusun regulasi yang baik dan menghasilkan wasit profesional yang bersertifikat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mas Nawawi mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mengembangkan olahraga bulu tangkis di Kota Pasuruan.
“Di tengah fiskal yang terbatas, skema yang menarik adalah kolaborasi. Mari kita mengajak seluruh stakeholder. Kota Pasuruan saat ini memiliki iklim investasi yang terus berkembang, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak harus terus diperkuat,” imbuhnya.
Pelantikan pengurus PBSI Kota Pasuruan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi bulu tangkis daerah sekaligus memperluas pembinaan olahraga yang berkelanjutan bagi generasi muda Kota Pasuruan. (ajo/ian).

















